SUARA BANDUNG - Pasangan suami istri (pasutri) asal Lampung korban pembunuhan berantai Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, diserahkan kepada keluarga.
Korban Mbah Slamet, dukun pengganda uang tersebut bernama Irsad dan Wahyu Triningsih, warga Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Mbah Slamet alias Tohari (45) membunuh para kliennya yang percaya bahwa pria itu bisa menggandakan uang. Setidaknya sudah ditemukan 12 jenazah yang menjadi korban pembunuhan berantai Mbah Slamet.
Pihak Polres Banjarnegara, Jawa Tengah, menyerahkan kedua jenazah asal Lampung itu di RSUD Anna Lasmanah, Jumat (7/4/2022). Jenazah diserahkan, setelah pihak keluarga korban telah memenuhi berkas yang diajukan.
Kasus serial killer atau pembunuhan berantai Mbah Slamet bahkan mendapat perhatian dari Kapolda Jateng, Irjen Muhammad Luthfi.
Luthfi meminta di era modern, masyarakat semeskinya lebih percaya dengan bekerja keras untuk mendapatkan hasil, ketimbang mempercayai dukun pengganda uang yang tidak realistis.
"Janganlah percaya sama kirduk (pikiran dukun) yang bisa menggandakan uang. Kalau pengen uangnya banyak kerja keras, jangan pakai kerduk (kerja dukun), jangan percaya hal semacam itu," jelas Luthfi.
Dalam kasus serial killer Mbah Slamet, polisi bahkan membuka posko orang hilang, untuk mempercepat identifikasi para korban. Pasalnya, usai membunuh korban, identitas para korban dilenyapkan Mbah Slamet untuk menghilangkan jejak.
Posko aduan orang hilang terkait dukun pengganda uang Mbah Slamet bisa diakses melalui hotline 082326444401. Pihak keluarga bisa membawa ijazah terakhir korban sebagai pengganti identitas yang dilenyapkan Mbah Slamet. (*)
Baca Juga: Konsultan Hukum HAKI Bela Somasi Ahmad Dhani kepada Once Mekel? Ini Dia Penyebabnya!
Sumber: Instagram @polresbanjarnegara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Museum di Palembang yang Kini Wajib Dikunjungi untuk Belajar Sejarah Sriwijaya
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Bergema Sampai Selamanya: Apresiasi Momen Kecil Bersama Kekasih
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Aturan Ketat di Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju, Tamu Dilarang Merekam Momen
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Demi Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Puluhan Orang Rela Bayar hingga Rp16 Juta
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli