SUARA BANDUNG - Bhirawa J. Arifi merupakan pengacara dari Agnes Gracia (AG), ia di undang diacaranya HOTROOM yang dibawakan oleh Hotman Paris.
Didalam acara tersebut, Bhirawa J. Arifi tentunya dimintai oleh Hotman Paris untuk memberikan argumennya terkait vonis hukuman yang diberikan kepada Agnes Gracia.
Sontak Bhirawa J. Arifi sebagai pengacara Agnes Gracia, langsung memberikan tanggapannya terkait vonis hukuman kepada kliennya itu sangat-sangat berat.
Karena menurut Bhirawa J. Arifi, kasus ini harus dilihat secara objektif dan adil dengan memastikan terlebih dahulu bahwa Agnes Gracia itu terlibat atau tidak.
Lantas jikalau tidak melakukan penganiayaan kepada David Ozora mengapa bisa divonis 3,6 tahun?
Menurut Bhirawa Arifi, Agnes Gracia itu sudah ia buktikan dan jelaskan di ruang persidangan, bahwa AG ini tidak melakukan penganiayaan kepada korban.
Tidak hanya itu, menurut Bhirawa Arifi sebagai pengacara Agnes Gracia, ia benar-benar yakin bahwa AG ini merupakan dalam waktu dan posisi yang salah.
"Kami tetap yakin dan kami percaya bang, bahwa AG ini memang berada dalam posisi tersebut, itu ya karena di waktu yang salah dan tempat yang salah saja," ucap Bhirawa J. Arifi dikutip, Sabtu (15/4/23). (*)
Sumber: Youtube METRO TV
Baca Juga: Heboh Harta Rafael Alun Trisambodo Diduga Disembunyikan di Kota Solo, Apa Saja?
Berita Terkait
-
TikTokers Bima Akui Keluarganya Diintervensi, Hotman Paris Sigap Turun Tangan
-
Bulu-bulu Berdiri, Hotman Paris Mengaku Merinding Melihat Penganiayaan Mario Dandy pada David Ozora
-
Bima Kritik Lampung hingga Keluarga Diintervensi, Hotman Paris Siap Pasang Badan: Jangan Takut!
-
TikToker Awbimax Dipolisikan dan Keluarganya Diancam, Hotman Paris Turun Tangan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi