SUARA BANDUNG - Didalam kasus penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora, yang mana posisi Agnes Gracia (AG) ini menjadi orang yang merekam kejadian tersebut.
Video dari hasil rekaman Agnes Gracia tersebut, atas penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora menjadi viral dan tersebar dimana-mana.
Tidak hanya itu, hasil rekaman kejadian penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora, tentunya menjadi bukti sekaligus bumerang bagi Agnes Gracia karena terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Tetapi menurut pengacara Agnes Gracia yaitu Bhirawa Arifi, penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora itu, bahwasannya AG ini tidak merekam kejadian tersebut, melainkan hanya ada ditempat saja.
Lantas siapa yang merekam penganiayaan Mario Dandy kepada David Ozora tersebut jikalau bukan AG?
Menurut Bhirawa Arifi, ia mengatakan bahwa yang merekam itu Shane bukan AG, dia hanya menonton dan tidak bisa melakukan apa-apa.
Karena menurutnya ada dua orang dewasa dan AG sendirian sebagai perempuan yang usianya masih 15 tahun, tentunya tidak bisa melakukan apapun.
"Karena kenapa, di situ ada dua orang dewasa, dia anak perempuan sendirian di situ dan dia tidak bisa melakukan apapun, karena memang dia takut. Tidak punya kemampuan untuk melakukan apa-apa," jelasnya Bhirawa J. Arifi dikutip, Sabtu (15/4/23). (*)
Sumber: Youtube METRO TV
Baca Juga: Beraksi Lintas Pulau, Begini Siasat Jahat Perampokan Modus Kecubung sampai Sopir Taksi Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ong Seong Wu Perpanjang Kontrak Fantagio, Ingin Capai Banyak Hal Bersama
-
BRI Targetkan Rp8 Triliun Penyaluran Kredit Perumahan Tahun 2026
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Literasi Keuangan Dimulai dari Rumah: Membangun Kebiasaan Finansial Anak Sejak Dini
-
Warung Mekar Jaya, Menikmati Gurihnya Nasi Genjes Khas Kota Malang
-
Efek Runner Up Piala Asia, 10 Klub Top Eropa Lirik Pemain Timnas Futsal Indonesia
-
Lawan Ratchaburi, Layvin Kurzawa Targetkan Menang dan Tidak Kebobolan
-
Persiapan Gentengisasi, Menteri PKP Bakal Temui Pengusaha Genteng di Majalengka