SUARA BANDUNG - Siasat? Begal dan geng motor 'dikencarken' di Bandung, ujungnya proyek pengadaan CCTV, eh Walikota Yana Mulyana diduga jadi garong uang rakyat.
Beberapa waktu lalu Bandung dikepung teroris begal dan geng motor. Tidak ada yang tahu dari mana gerombolan itu datang, namun korban berjatuhan.
Ada nyawa warga Bandung yang melayang, ada juga yang cacat permanen akibat keganasan begal dan geng motor.
Di ujung itu semua Pemkot Bandung lalu memprogramkan pengadaan 60 kamera CCTV yang katanya akan dipasang di beberapa titik rawan begal.
Corongnya yang punya hajat adalah Dinas Perhubungan (Dishub). Anak buah Yana Mulyana ini punya dalils untuk memasang 60 kamera CCTV.
Padahal dari keterangan yang diberikan, Bandung sudah memasang 300 unit tersebar di berbagai tempat, tapi dinilai masih kurang.
Bahkan begal dan geng motor masih saja menguasai Bandung dan menjadi teror untuk warga Bandung.
"Kurang lebih (sudah terpasang) 300 CCTV tersebar di Kota Bandung. 60 CCTV pemasangan (baru) di (anggaran) perubahan," ujar Kepala Dishub Kota Bandung Dadang Hermawan kepada wartawan belum lama ini.
Rencananya 60 kamera CCTV akan dipasang di Jalan Simpang Jamika dan Jalan Simpang Lima Asia Afrika.
Baca Juga: Erina Gudono Digodain Denny Cagur, Kaesang Pangarep Malah Cengar-cengir?
Dengan pemasangan CCTV pejabat yang digaji uang rakyat itu hanya berharap bisa memberikan rasa aman, dan nyaman.
"Dipasang di titik strategis karena sering ada gangguan keamanan maaf begal, kejahatan lain yang dirasa butuh kamera pengawas CCTV," katanya.
Eh Yana Mulyana kena OTT KPK
Masalah begal dan geng motor yang belum selesai, kini datang masalah baru. Si Walikota Yana Mulyana kena OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK menduga jika Yana Mulyana melakukan tindak pidana suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet.
Secara terbuka anak buah Firli Bahuri yang juga lagi ada masalah, mengumumkan jika Yana Mulyana dicidik.
Tag
Berita Terkait
-
MIRIS! Wali Kota Bandung, Yana Mulyana Disebut Netizen: Sok Merakyat Ternyata Curut
-
Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Ridwan Kamil Turun Gunung Lakukan Ini
-
Pemerintah Kota Bandung 'Auto Pilot' pasca Yana Mulyana Terjaring OTT KPK
-
Kena OTT KPK, Harta Kekayaan Walikota Bandung Tembus Rp8,5 Miliar, Yana Mulyana Juga Punya Kendaraan Mewah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim
-
Level Baru Kuliner Jambi, Kopitiam Tetangga Hadirkan Rasa di Atas Rata-Rata
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 7 Mei 2026: Panen Hadiah SG Gurun hingga MP40 Cobra
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari
-
Bye-bye Titip Absen! Pemprov Sulsel Gunakan Sistem Canggih Bisa Blokir ASN Curang
-
Mimpi ke Disneyland Jepang Sirna: Warga Surabaya Kena Tipu Travel Rugi Rp500 Juta
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal