SUARA BANDUNG - OTT Walikota Bandung, kader Gerindra Yana Mulyana jadi tersangka maling uang rakyat, sikap partai: gak pernah ke Hambalang.
Secara resmi Walikota Bandung, Yana Mulyana ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi alias maling uang rakyat.
Kader Gerindra Yana Mulyana ditangkap KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Selain Yana Mulyana, ada pejabat lainnya juga yang ikut disikat KPK.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron tegas mengatakan, OTT terhadap Yana Mulyana atas dugaan tindak pidana suap, pengadaan CCTV dan Internet Smart TV.
“Terkait tindak pidana suap, oleh penyelenggara negara CCTV dan ISP atau Internet Service Provider, untuk layanan digital Bandung Smart TV,” ujar wakil ketua KPK Nurul Gufron dalam siaran pers di Gedung Merah Putih Jakarta pada Minggu, 16 April 2023.
Yana Mulyana diduga menerima suap penyediaan CCTV dan ISP oleh penyelenggara negara.
Penyediaan CCTV dan ISB tersebut masuk anggaran 2022-2023,
“Tim KPK mengamankan 9 orang, sejak hari Jumat dari pukul 14 00 sampai 21.00 WIB malam di wilayah Kota Bandung Jawa Barat,” ucap Gufron.
9 orang yang diamankan:
1. Wali Kota Bandung, YM periode 2022
2. Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial DD
3. Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Kota Bandung berinisial KR.
4. Staf Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial AY.
5. Ajudan Wali Kota Bandung berinisial SS.
6. Staf Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial WD.
7. Sekretaris pribadi Wali Kota Bandung berinisial RH.
8. Dari PT Chivo, berinisial IO
9. Manager PT SMA berinisial AG.
Gerindra: Yana Mulyana bukan kader
Jika selama ini warga Bandung mengetahui jika Yana Mulyana adalah kader Partai Gerindra, tapi tidak demikian saat kasus ini dugaan korupsi terjadi.
Pihak Partai Gerindra terang-terangan mengatakan jika Yana Mulyana bukanlah kader partai.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung, Toni Wijaya menjelaskan alasan mengapa Yana buka kader Gerindra.
Toni menjelaskan Yana bukan kader Gerindra lantaran belum pernah mengikuti pendidikan di Hambalang, Bogor.
Dikatakannya, Yana hanya berstatus anggota biasa dan telah dicabut keanggotaan akibat kasus korupsi yang menjeratnya.
"Bukan kader (Yana). Ya (tidak dipecat) karena bukan kader," ujar Toni, Ahad (16/4/2023). (*)
Berita Terkait
-
Siasat? Begal dan Geng Motor 'Dikencarken' di Bandung, Ujungnya Proyek Pengadaan CCTV, eh Walikota Yana Mulyana Diduga Jadi Garong Uang Rakyat
-
MIRIS! Wali Kota Bandung, Yana Mulyana Disebut Netizen: Sok Merakyat Ternyata Curut
-
Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Ridwan Kamil Turun Gunung Lakukan Ini
-
Pemerintah Kota Bandung 'Auto Pilot' pasca Yana Mulyana Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0! Diego Simeone Ejek Lamine Yamal
-
PSMS Medan Incar Tiga Poin Saat Lawan Sumsel United Besok
-
FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey
-
Kejutkan Penggemar! G-Dragon Pastikan BIGBANG Comeback 2026
-
Review Suzuki Access 125: Harga, Spesifikasi, dan Konsumsi BBM
-
Abraham yang Paham Gagal
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Dasco Janji UU Ketenagakerjaan Baru Selesai Oktober: Kami Libatkan Buruh
-
Profil Ferran Syarif Alinegara, Kiper Keturunan Serang yang Sedang Bersinar di Liga Belanda
-
Daftar Harga Mobil di Bawah Rp 300 Juta yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026