/
Minggu, 16 April 2023 | 20:53 WIB
Potret Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang disebut netizen curut. Kader Gerindra Yana Mulyana ditangkap KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Selain Yana Mulyana, ada pejabat lainnya juga yang ikut (Dok. Pemkot Bandung.)

SUARA BANDUNG - OTT Walikota Bandung, kader Gerindra Yana Mulyana jadi tersangka maling uang rakyat, sikap partai: gak pernah ke Hambalang.

Secara resmi Walikota Bandung, Yana Mulyana ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi alias maling uang rakyat.

Kader Gerindra Yana Mulyana ditangkap KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Selain Yana Mulyana, ada pejabat lainnya juga yang ikut disikat KPK.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron tegas mengatakan, OTT terhadap Yana Mulyana atas dugaan tindak pidana suap, pengadaan CCTV dan Internet Smart TV.

“Terkait tindak pidana suap, oleh penyelenggara negara CCTV dan ISP atau Internet Service Provider, untuk layanan digital Bandung Smart TV,” ujar wakil ketua KPK Nurul Gufron dalam siaran pers di Gedung Merah Putih Jakarta pada Minggu, 16 April 2023.

Yana Mulyana diduga menerima suap penyediaan CCTV dan ISP oleh penyelenggara negara.
Penyediaan CCTV dan ISB tersebut masuk anggaran 2022-2023,

“Tim KPK mengamankan 9 orang, sejak hari Jumat dari pukul 14 00 sampai 21.00 WIB malam di wilayah Kota Bandung Jawa Barat,” ucap Gufron.

9 orang yang diamankan:

1. Wali Kota Bandung, YM periode 2022

Baca Juga: Siasat? Begal dan Geng Motor 'Dikencarken' di Bandung, Ujungnya Proyek Pengadaan CCTV, eh Walikota Yana Mulyana Diduga Jadi Garong Uang Rakyat

2. Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial DD

3. Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Kota Bandung berinisial KR.

4. Staf Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial AY.

5. Ajudan Wali Kota Bandung berinisial SS.

6. Staf Dinas Perhubungan Pemkot Bandung berinisial WD.

7. Sekretaris pribadi Wali Kota Bandung berinisial RH.

8. Dari PT Chivo, berinisial IO

9. Manager PT SMA berinisial AG.

Gerindra: Yana Mulyana bukan kader

Jika selama ini warga Bandung mengetahui jika Yana Mulyana adalah kader Partai Gerindra, tapi tidak demikian saat kasus ini dugaan korupsi terjadi.

Pihak Partai Gerindra terang-terangan mengatakan jika Yana Mulyana bukanlah kader partai.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung, Toni Wijaya menjelaskan alasan mengapa Yana buka kader Gerindra.

Toni menjelaskan Yana bukan kader Gerindra lantaran belum pernah mengikuti pendidikan di Hambalang, Bogor. 

Dikatakannya, Yana hanya  berstatus anggota biasa dan telah dicabut keanggotaan akibat kasus korupsi yang menjeratnya.

"Bukan kader (Yana). Ya (tidak dipecat) karena bukan kader," ujar Toni, Ahad (16/4/2023). (*)

Load More