SUARA BANDUNG - Tunjangan Hari Raya (THR) di hari raya Idul Fitri memang sudah menjadi budaya di Negara Indonesia, tetapi ada kejanggalan terkait hal tersebut, ini ditanyakan kepada Buya Yahya.
Kejanggalan tersebut ketika ada seseorang yang menyebutkan kepada Buya Yahya bahwa THR di hari raya Idul Fitri itu harus dizakati.
Sontak Buya Yahya menanggapi hal tersebut dengan menghela nafas terlebih dahulu, karena menurutnya kita sebagai manusia tidak boleh dzalim kepada fakir dengan mengeluarkan zakat.
Tidak hanya itu menurut Buya Yahya, kita tidak boleh dzalim kepada orang kaya karena THR ini bukan hal yang wajib.
"Kita itu dilarang berbuat zalim kepada orang fakir dengan tidak mengeluarkan zakat, juga tidak boleh zalim kepada orang kaya dengan mewajibkan zakat yang tidak wajib," ucap Buya Yahya dikutip, Senin (17/4/23).
Terkait THR menurut Buya Yahya ketika harus dizakati itu tidak adil, yang mana gajinya engga seberapa tetapi kena zakat profesi.
Tidak Hanya itu, Buya Yahya menegaskan kepada pengurus zakat untuk lebih serius memahami terkait zakat ini.
Karena menurut Buya Yahya, bagian pengurus zakat ini begitu hobi ngejar orang-orang zakat tetapi tidak pada tempatnya.
"Ini pengurus zakat itu hobi banget ngejar orang zakat-zakat, tolong kepada badan zakat di manapun tolong serius memahami makna ini kita tidak boleh mengambil haknya orang lain," jelasnya Buya Yayha.
Baca Juga: Ramadhan, Puluhan Pasangan Muda-mudi Terciduk Ngamar di Penginapan Pekanbaru
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Phil Foden, Assist Ajaib Menyelamatkan Wajah Pep Guardiola
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Siasat Mafia Solar di Bandar Lampung: Gunakan 36 Plat Nomor Palsu Kuras 5 Ton BBM Subsidi Sehari
-
Kabar Duka untuk Persib: Ibu Bojan Hodak Wafat di Usia 86 Tahun
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata