- DPP Partai Gerindra menjadwalkan pemanggilan anggota DPRD Jember, Achmad Syahri Asiddiqi, pada Jumat, 15 Mei 2026 mendatang.
- Pemanggilan tersebut dilakukan karena Syahri kedapatan merokok dan bermain game saat mengikuti rapat resmi di DPRD.
- Nasib kader Gerindra itu akan ditentukan melalui sidang Mahkamah Partai yang berlangsung di kantor DPP Partai Gerindra.
Suara.com - DPP Partai Gerindra akan memanggil Achmad Syahri Asiddiqi, buntut Anggota DPRD Jember tersebut yang merokok sembari bermain game saat rapat. Gerindra sekaligus akan menyidang Syahri, Jumat (15/5/2026) besok.
Rencana pemanggilan Syahri oleh DPP Gerindra dikonfirmasi Ketua Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra Habiburokhman.
Habiburokhman memastikan pemanggilan terhadap Syahri dilakukan Jumat (15/5/2026) di kantor DPP Partai Gerindra.
"Iya dibilang hari Jumat di DPP, di Mahkamah Partai," kata Habiburokhman di kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (13/5/2026).
Sementara itu mengenai sikap Gerindra terhadap perilaku kadernya tersebut, Habiburokhman menegaskan sikap Gerindra akan ditentukan melalui sidang Mahkamah Partai
"Iya makanya disidang di Mahkamah Partai," kata Habiburokhman.
Sebelumnya, anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, mendadak viral di media sosial. Dia terekam kamera sedang asyik bermain game di ponsel sembari merokok. Padahal saat itu, sedang berlangsung rapat paripurna, Senin (12/5/2026).
Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, meminta maaf setelah video itu ramai dikecam publik. Diakuinya, kelakuan Syahri sangat tidak mencerminkan etika lembaga dan akan diproses secara tegas melalui mekanisme internal.
"Kasus ini resmi dilimpahkan ke Badan Kehormatan DPRD Jember, untuk dikaji lebih dalam. Selain teguran lisan yang sudah diberikan, oknum bersangkutan terancam sanksi administratif hingga sanksi kedisiplinan berat," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
Berita Terkait
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Asyik Sebat saat Rapat, Isi Garasi Anggota Dewan Achmad Syahri Jadi Sorotan Publik
-
Berapa Kekayaan Achmad Syahri Assidiqi? Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok saat Rapat
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan