SUARA BANDUNG - Ayah David Ozora, yakni Jonathan Latumahina geram terhadap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terkait kasus penganiayaan yang melibatkan AG.
AG diketahui masih dibawah umur terlibat kasus penganiayaan yang menimpa David Ozora, ia pun terancam dijerat pidana 3,5 tahun.
Lebih ringan dari tuntutan awal. Namun, KPAI menilai hukuman AG terlalu berat, hingga membuat Jonathan Latumahina kesal.
Bak pilih kasih, KPAI seperti tak mempedulikan korban yang sama-sama menyandang status dibawah umur, Jonathan Latumahina pun bersuara.
Ayah David Ozora lantang menyebut KPAI hanya sebuah komisi yang melindungi AG atau Agnes saja.
"Ganti aja namanya jadi Komisi Perlindungan Agnes," cuit Jonathan Latumahina dikutip dari Twitter @/seeksixsuck, (18/4/2023).
Hal tersebut diungkap Jonathan, setelah diketahui KPAI tengah memperjuangkan keringanan hukum untuk AG.
Tak sedikit dari warganet pun ikut berkomentar, satu diantaranya menyuruh agar UU dibawah unur diganti.(*)
Sumber: Twitter @seeksixsuck
Baca Juga: HeHa Forest Yogyakarta, Cara Beda Menikmati Sejuknya Liburan di Kaliurang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026
-
Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah
-
Malam Berdarah di Pringsewu: Usai Habisi Nyawa Mantan Istri, Heru Coba Bunuh Diri
-
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah
-
Jadwal Harian: Alat Bantu Produktivitas atau Jebakan Hustle Culture?
-
Mengenal XERF, Perawatan Pengencang Kulit Terbaru yang Minim Downtime
-
Biaya Latsarmil KDMP 30 Juta per Orang, di Mana Efisiensi yang Digemborkan?
-
Kamar Gerah Bikin Susah Tidur? Lakukan 7 Trik Sederhana Ini Agar Tetap Sejuk Tanpa AC
-
Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara