/
Jum'at, 21 April 2023 | 14:05 WIB
Buya Yahya berpesan kepada umat Islam untuk menghidupkan malam hari raya Idul Fitri. (Youtube/Al Bahjah TV)

SUARA BANDUNG – Hari ini, umat Islam di seluruh dunia sudah tiba di hari terakhir Ramadhan. Bahkan sebagian sudah melaksanakan sholat idul fitri dan merayakan hari lebaran pada hari ini, Jum’at (21/4/2023).

Meskipun ada perbedaan waktu dalam pelaksanaan hari raya Idul Fitri, sudah sepatutnya kita selaku muslim untuk saling menghormati dan mengedepankan toleransi terhadap sesama.

Memasuki bulan Syawal biasanya ditandai dengan gema takbir yang saling bersautan antar masjid. Melaksanakan takbir selama satu malam penuh merupakan salah satu amalan baik di malam hari raya Idul Fitri.

Bertakbir atau takbiran biasanya dimulai dari selesai sholat Magrib sampai khotib naik mimbar pada saat pelaksanaan sholat Idul Fitri di keesokan harinya. Berbeda dengan Idul Adha, sampai 5 hari setalah hari raya masih dianjurkan untuk melaksanakan takbir setelah melaksanakan sholat fardu.

Bertakbir tidak hanya dianjurkan bagi kaum lelaki saja, kaum perempuan pun dianjurkan bertakbir di rumah, namun jangan sampai suaranya terdengar oleh orang yang bukan mahromnya.

Hukum melaksanakan takbir di malam lebaran adalah sunnah. Tujuannya yaitu untuk menghidupkan malam hari raya fitri.

Menurut Buya Yahya dalam YouTube Al-Bahjah TV (12/5/2021), bertakbir di malam lebaran baik dilakukan, untuk mengantisipasi perubahan yang drastis pasca Ramadhan.

“Semula ketika berpuasa kita serba menahan lalu ketika (tiba di bulan Syawal) atau malam takbir tiba-tiba merasa bebas. Ini perlu dikendalikan, khawatir setan mengendalikan hawa nafsu kita,” ungkap Buya Yahya.

Tidak hanya bertakbir, amalan lain yang bisa dilakukan pada saat malam hari raya idul fitri adalah bersedakah kepada sesama dan memastikan saudara kita bisa turut merayakan kemenangan di hari raya idul fitri, memperbanyak dzikir, berdo’a dan memohon kepada Allah salah satunya semoga dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya, sholat malam, dan beri’tikaf.

Baca Juga: Mobil Pemudik Masuk Jurang Gegara Ikuti Google Maps

Semua itu amalan itu dianjurkan untuk memulai segala kebaikan di bulan syawal diawali dengan menghidupkan malam hari raya idul fitri atau malam takbir. (*)

Sumber: YouTube Al-Bahjah TV

Load More