SUARA BANDUNG – Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan pemberitaan penganiyaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan, seorang anak polisi di lingkungan Polda Sumatera Utara terhadap Ken Admiral, sorang mahasiswa asal Sumatera Utara yang serang menempuh pendidikan di Inggris.
Berawal dari cuitan @mazzini_gsp yang membagikan sebuah utas di akun twitter miliknya pada Selasa (25/4/2023), kasus ini menjadi viral dan banyak direspon oleh publik atau warganet. Warganet menilai, kajadian ini mirip dengan penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David Ozora dua bulan lalu.
Pertama, perbuatan ini dilakukan secara secara membabi buta nyaris tiada ampun. Hingga korban mengalami luka cukup serius pada bagian tubuhnya. Korban sama-sama dianiaya dengan tangan kosong namun serangan (pukulan dan tendangan) tertuju pada titik vital, kepala, wajah, dan bagian tubuh lainnya.
Bedanya, David mengalami cedera sangat serius berupa Diffuse Axonal Injury (DAI) atau cedera traumatik pada otak sehingga butuh waktu 53 hari untuk melakukan perawatan intensif di RS Mayapada.
Sedangkan Ken Admiral mengalami luka memar di bagian tubuh dan muka, hingga mendapatkan 6 jahitan di pelipis mata kiri. Ken menjalani pemeriksaan medis selama 2 hari berturut-turut, Jum'at-Sabtu (23-24/12/2022).
Kedua, pada saat korban dianiaya, di lokasi kejadian tidak hanya berdua atau terdiri dari pelaku dan korban saja. Melainkan sama-sama disaksikan oleh orang lain.
Bedanya, penganiayaan David Ozora disaksikan oleh Agnes Gracia (mantan kekasihnya yang kini telah menjadi kekasih Mario Dandy) dan Lukas Shane (sahabat Mario Dandy).
Sedangkan penganiyaan Ken Admiral disaksikan oleh temannya (Rio, Fajar, Rizki, Yazid, Tesar) dan keluarga Aditya yang terdiri dari abangnya (Arya Hasibuan), ayahnya (AKBP Achiruddin Hasibuan) termasuk seseorang yang memegang senjata laras panjang.
Ketiga, diduga sama-sama dipicu oleh persoalan perempuan. David dianiaya karena hasutan Agnes kepada Mario Dandy yang menuduh David telah melecehkan Anges. Hingga keluar putusan, tuduhan ini dinyatakan tidak terbukti.
Baca Juga: Bandingkan dengan PPP Soal Capres, Airlangga: Kalau Golkar, Sudah Lama Melalui Munas
Sedangkan Ken, berawal dari pesan Instagram terkait ajakan bertemu dan suatu pertanyaan yang berhubungan pacar Ken. Namun hingga saat ini belum terungkap, sejauh mana keterlibatan pacar Ken dalam kasus tersebut.
Bedanya, aktor perempuan dalam kasus Mario Dandy-David Ozora (saudari Agnes) turut ditetapkan sebagai tersangka atau pelaku anak (karena masih di bawah umur). Sedangkan pacar Ken (Syafira) sejauh ini diketahui tidak terlibat apa-apa.
Keempat, orang tua pelaku sama-sama memiliki posisi atau jabatan strategis di instansinya masing-masing.
Ayah Mario Dandy (Rafael Alun Trisambodo) bertugas sebagai Kepala Bagian Umum DJP Kanwil Jakarta Selatan. Sedangkan ayah Aditya Hasibuan (AKBP Achiruddin Hasibuan) bertugas sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Kelima, baik pelaku maupun orang tuanya sama-sama dinyatakan bersalah dan harus menanggung akibatnya.
Meski berbeda kasus, ayah Mario Dandy (Rafael Alun Trisambodo) harus rela diberhentikan sebagai ASN Ditjen Pajak Kemenkeu setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi.
Tag
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?