SUARA BANDUNG - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral masih terus berlanjut.
Meski sempat mandek, namun kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan tersebut kini kembali viral di media sosial.
Atas kasus tersebut, polisi telah menetapkan Aditya Hasibuan anak AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka.
Namun baru-baru ini terdengar kabar bahwa kini AKBP Achiruddin Hasibuan menyusul sang anak, Aditya Hasibuan menjadi tahanan atas keterlibatannya dalam kasus tersebut.
Cek Fakta
Kabar itu mencuat setelah sebuah video yang diunggah oleh kanal Youtube Warta Informasi pada Rabu (3/5/23) dengan judul,"Susul Anaknya, AKBP Achiruddin Resmi Menjadi Tahanan."
Pada bagian thumbnail video, terdapat sebuah gambar ilustrasi yang menampilkan beberapa orang polisi membawa seorang laki-laki ke dalam sel.
Lengkap tertulis keterangan: "KENA KARMA, TAK HANYA DIPECAT AKBP. ACHIRUDDIN HASIBUAN JUGA DIPENJARA."
Dalam video berdurasi enam menit tersebut, narator menjelaskan kronologi peristiwa penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral.
Baca Juga: Bonus untuk Atlet Asal Jakarta Peraih Medali di Sea Games Vietnam Cair, Segini Besarannya
Narator juga menjelaskan bahwa AKBP Achiruddin Hasibuan telah dipecat secara tidak hormat akibat melanggar kode etik polri dengan membiarkan penganiayaan tersebut terjadi.
Namun narator tak menyebutkan perihal penahanan AKBP Achiruddin Hasibuan seerti pada judul video tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran tim Suara Bandung, kabar mengenai penahanan AKBP Achiruddin Hasibuan adalah tidak benar atau hoaks.
AKBP Achiruddin Hasibuan telah diberhentikakn secara tidak hormat namun tidak menjalani tahanan.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus