Suara Bandung - Nama Bima Yudho tiba-tiba menjadi sorotan sejak April lalu. Pasalnya, Bima mengunggah konten yang membahas alasan Lampung tidak maju ke akun TikTok @awbimaxreborn miliknya yang saat ini sudah di-banned oleh pihak TikTok.
Pada konten tersebut, Bima Yudho menyebutkan beberapa hal negatif tentang Lampung seperti banyaknya bangunan mangkrak, jalan yang rusak, hingga suap dan korupsi. Ia juga sempat mengumpat dengan kata 'dajjal' pada kontennya.
Konten TikTok Bima Yudho itu mendapat banyak dukungan dari netizen, terutama yang tinggal di Lampung. Mereka turut mengunggah video bukti jalan-jalan yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.
Sayangnya, konten itu juga yang membuat Bima Yudho sempat dipolisikan oleh advokat Gindha Ansori. Namun akhirnya kasus itu dihentikan oleh Polda Lampung karena tidak memenuhi syarat pidana.
Meski akun TikTok-nya sudah ditutup, Bima Yudho masih sering membagikan kesehariannya di Instagram @awbimax. Pemuda asal Lampung itu memang sedang menempuh kuliah sekaligus bekerja di Sydney sehingga banyak orang yang tertarik mendengar kisahnya di rantau.
Pada 3 Mei 2023, Bima Yudho kembali curhat di Instastory. Dalam bahasa Inggris, ia menceritakan salah satu pengalamannya saat bekerja di Australia setelah kontennya viral.
Ia mengaku sempat didatangi oleh orang-orang ke bistro tempatnya bekerja. Bukan untuk sekadar makan, mereka ternyata membujuk Bima untuk bergabung dengan partai politik.
Bima Yudho tidak menyebutkan partai politik mana yang berusaha menggaetnya. Namun ia merasa takut dan mengancam akan memanggil security jika hal tersebut kembali terjadi saat ia bekerja. *
Sumber: Instagram @awbimax
Baca Juga: SEA Games 2023: Mengamuk, Malaysia Habisi Laos Lima Gol Berbalas Satu
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan