SUARA BANDUNG— Salah satu pemudik curhat jalan ‘butut di Garut, tepatnya di Desa Tanjung Jaya Kec. Pakenjeng.
Curhatan pemudik tersebut di upload juga oleh akun instagram bernama Garut Bangkit Berprestasi pada Selasa (9/5/2023).
Pemudik tersebut menceritakan bahwasanya ia akan berkunjung ke rumah kakaknya di daerah desa Tanjung Jaya.
Menurutnya bahwa sejak dari gapura desa Tanjung Jaya sampai ke ujung Tanjungmulya tak ada jalan yang bagus.
“Kami sama sekali tidak menemukan jalan yg lumayan bagus. Semuanya ancur min, jalannya hampir batu semua, “ ujarnya seperti dilihat Bandung.suara.id dari akun Garut Bangkit Berprestasi pada Selasa (9/5/2023).
Bahkan pemudik tersebut mengakui bahwa jalan rusak itu sudah terjadi sejak 20 tahun yang lalu.
“Ini dari saya kecil sampai umur 20 tahun tidak pernah liat jalan di desa tanjung jaya itu bagus,” ujarnya lagi.
Akun Garut Bangkit Berprestasi pun merespon curhatan itu dengan mengatakan bahwa urat nadi perekonomian desa itu akan bertumbuh apabila infrastruktur jalan dibangun secara bagus.
“Peningkatan infrastruktur jalan menjadi sangat penting dalam menjaga asa urat nadi perekonomian. Hal ini tidak lepas dari perannya dalam mendukung pergerakan manusia dan berpengaruh pada kegiatan distribusi dan logistik,” ujarnya.
Baca Juga: Madura United Pertahankan Tiga Pemain Lokal, Bayu Gatra Salah Satunya
Bahkan menurutnya ketika jalan tidak terbangun secara bagus, ketimpangan dan distribusi keadilan akan terjadi.
“Jalan mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan wilayah, yaitu untuk mengurangi disparitas/kesenjangan antar wilayah, pemerataan hasil-hasil pembangunan melalui distribusi barang/jasa, prasarana vital penunjang semua aktivitas masyarakat serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional,” ujarnya lagi.
Sampai berita ini ditulis, postingan Garut Bangkit Berprestasi pun ramai dikomentari netizen dengan komentar yang meminta pihak pemerintah agar membetulkan jalan tersebut. (*)
Sumber: Instagram/ Garut Bangkit Berprestasi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Pengedar Narkoba di Bireuen Tembak Polisi Pakai Senjata Api Rakitan Saat Ditangkap
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
Di Balik Ramainya Takjil Ramadan, Ancaman Sampah Sekali Pakai Meningkat
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan