SUARA BANDUNG - Gara-gara viralnya video lautan sampah di salah satu anak sungai Citarum oleh Pandawara, Komandan Sektor 7 Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum, Kolonel CAJ (K) Nurjanah akhirnya beraksi.
Lautas sampah yang viral oleh video Pandawara beberapa hari lalu tersebut, berlokasi di Sungai Citepus, salah satu anak sungai Citarum, Bandung.
Nampaknya para pemuda yang tergabung dalam Pandawara itu tak sanggup membersihkan tumpukan sampah yang begitu banyak di anak sungai Citarum, seolah menjelma menjadi lautan sampah.
Hal itu yang kemudian direspon oleh Kolonel CAJ (K) Nurjanah, bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait yang lebih berkompeten untuk mengatasi hal tersebut.
Seperti pada postingan Instagram Satgas Citarum Harum yang diunggah pada hari Sabtu (13/5/2023).
"Kami dari Sektor 7, pada hari ini, Kamis pukul 13.30, kami melihat anak sungai Citarum yang lansung mengalir ke Sungai Citarum. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan komunitas terkait yang telah menginformasikan kepada kami," kata Nurjanah, seperti dikutip pada hari Senin (15/5/2023).
"Dan kami akan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait yang lebih berkompeten, untuk lebih memaksimalkan informasi yang datang dari masyarakat maupun komunitas, untuk lebih bersemangat membersihkan dan menjaga Citarum Harum. Citarum Harum harga mati," lanjutnya.
Tentu hal tersebut mengundang reaksi yang beragam dari warganet. Beberapa di antaranya banyak yang menilai, satgas atau dinas terkait baru bergerak, ketika informasi itu telah viral di media sosial.
Seperti banyaknya komentar yang hadir dipostingan Instagram @bandung.banget yang kembali mengunggah tanggapan dari pihak Satgas 7 Citarum Harum terkait lautan sampah di Sungai Citepus tersebut, pada hari Minggu (14/5/2023).
Baca Juga: Hari Stocking Nilon Sedunia, Berikut 3 Fakta Menarik Mengenai Stocking
"Viral baru bertindak ,duuuh pencitraan smuanya deh yg ada di pemerintah an," komen @efik_villa_d****
"Sbnernya anda smua kerjanya apa sih?? Apa2 harus viral dulu. Muakk banget anjirr," tulis @jimypermanaput****
"Harus viral dlu yah? Kek orng2 penting/pgawai/instansi2 yg tau apa kah mreka report kah ke atas??? Kudu viral dlu baru di garap..aneh..makan gajih buta kah," kata @rahul_srikh****
"Semua Provinsi harus viralkan sesuatu di provinsi nya baru bakal dikerjain pemerintah setempat," kata @kevin****
"apa² kudu viral heula.," komen @rxss****
"Halah .. cm slogan nya ja Citarum harum harga mati.. kl gak viral juga lo gak turun ke bawah liat keadaan sbnrnya .. BUKTIKAN APA YG LO OMONGIN.."CITARUM HARUM HARGA MATI" JANGAN CUMA SLOGAN N NUNGGU VIRAL NYA DOANG JA LO..," kata @agustinusriakurni****. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!
-
Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
-
Vivo Pad 6 Pro Debut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Jadi Tablet Tergahar 2026?
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Sinopsis Yohanna: Pergulatan Batin Sang Biarawati di Sumba Timur
-
Golden Kamuy Capai Klimaks di Arc Terakhir pada Musim Dingin Mendatang