SUARA BANDUNG - Diduga takut ketahuan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Gubernur hingga Kapolda Bali melarang masyarakat memviralkan kelakuan nakal para turis asing di Pulau Dewata.
Dikatakan bahwa Megawati telah memberikan arahan untuk Gubernur Bali, I Koster Wayan perihal maraknya kelakuan nakal para turis asing yang sedang berada di Bali.
Yakni melalui surat undangan rapat koordinasi oleh Megawati kepada Gubernur untuk seluruh Walikota dan Bupati di Bali, terkait maraknya kelakuan nakal para turis asing yang semakin viral baru-baru ini.
Seperti pada unggahan akun Twitter @PartaiSocmed pada hari Selasa (30/5/2023), di mana meneruskan pertanyaan warganet sebelumnya terkait kabar Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra yang sempat melarang masyarakat memviralkan kelakuan nakal turis asing, demi menjaga nama baik Pulau Bali.
"Undangan rapat tsb berawal dari kemarahan Bu Megawati terhadap kenakalan turis asing di Bali," cuit @PartaiSocmed sembari menyematkan beberapa berita lain, berhubungan dengan sikap Megawati terhadap kabar kelakuan turis asing.
Akun Twitter @Partaisocmed juga melampirkan surat undangan yang dimaksud dan mengatakan bahwa jika masyarakat tetap memviralkan kelakuan tak sopan turis asing, yang repot adalah Gubernur Bali.
"Jadi larangan diviralkan ini mungkin agar Bu Mega tidak tahu, sebab sekalinya beliau marah Gubernur Bali yg jadi pusing.," tambahnya.
Diketahui sebelumnya, heboh potongan video yang memuat imbauan dari Kapolda Bali untuk masyarakat setempat, supaya tidak memviralkan adanya kelakuan nakal para turis asing.
Sebab baginya, perilaku sembarangan memviralkan bisa saja mereka proses dan dijerat pasal UU ITE.
Baca Juga: Pamer Uang dari Antonio Dedola, Lolly Putri Nikita Mirzani Disebut Anak Durhaka
Ia hanya berharap, jika masyarakat menemui kondisi atau peristiwa ada turis asing yang berperilaku tak sopan, bisa langsung melaporkannya kepada pihak yang berwajib, tanpa harus mengunggahnya ke sosial media. (*)
Sumber: Twitter @PartaiSocmed
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Anya Geraldine Dikritik Habis, Foto 'Gelendotan' ke Vidi Aldiano Tak Hargai Sheila Dara
-
Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Gotong Royong lewat Program Desa BRILiaN
-
Lisa Mariana Jadi Teman Curhat Ria Ricis, Selalu Semangat Bahas Aisar Khaled
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
The Great Raid Masih Tayang di Netflix, Sajikan Perang Darat AS Ternekat di Filipina
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Galaxy A37 vs M37, Mana HP Samsung 3 Jutaan yang Lebih Cocok untuk Dipakai Harian?
-
Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng Melalui Program Desa BRILiaN Berbasis Potensi Lokal
-
Novel Lebih Senyap dari Bisikan, Jeritan Sunyi Seorang Ibu Pascamelahirkan