SUARA BANDUNG - Pihak David Ozora menepis jika penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo tak direncanakan terlebih dahulu.
Pasalnya, Mario Dandy Satriyo telah mengakui dan yakin jika David Ozora tidak bersalah, namun tetap berjanji pada Agnes Gracia bahwa dia akan menghabisi korban jika nantinya bisa bertemu.
Perihal perencanaan dan niat Mario Dandy ingin menghajar serta menghabisi nyawa David Ozora, dibeberkan oleh kuasa hukum korban yakni Mellisa Angraini.
Dalam cuitan Mellisa Anggraini pada hari Selasa (30/5/2023), diketahui bahwa pernyataan Mario Dandy tersebut sudah diakui di depan hakim.
"Jelas dari awal sudah ada perencanaan untuk menganiaya anak korban, bahkan si MDS juga pernah sampaikan ke anak AG "sumpah gw habisin ini anak ktemu nanti"," cuit Mellisa Anggraini melalui akun Twitternya, seperti dikutip pada hari Rabu (31/5/2023).
Mellisa mengatakan bahwa anak Rafael Alun Trisambodo itu hanya ingin pamer di depan si pacar, walaupun sudah yakin bahwa David tidak bersalah.
"Meski si MDS ini sdh yakin bahwa anak korban tidak salah,itu dia sampaikan dihadapan hakim jg, tapi emg si songong mau pamer," tambahnya.
Tak sampai sana, bukti bahwa Mario Dandy adalah sosok yang hobi pamer kekuatan, juga terlihat dari aksinya merekam penganiayaan brutalnya terhadap David.
Meski di hadapan hakim, Mario mengatakan perekaman tersebut untuk berjaga-jaga, apabila teman-teman David membalas dendam untuk mengeroyoknya.
Baca Juga: Profil Aulia Akbar, Sosok yang Mendesain Logo IKN Pohon Hayat
Namun, fakta Dandy mengirimkan video penganiayaan ke temannya dengan kalimat 'sebagai kenang-kenangan' semakin memperkuat dugaan hobi pamer si pelaku.
"Terus dihadapan hakim dia sampaikan kalau video itu untuk rekam jaga2 kalau2 dia yg dikeroyok sm anak korban dkk, padahal stelah menganiaya anak korban masih sempet2nya kirim video penganiayaan keji itu ketemanny dan blg "sbg kenang2an"," tulisnya Mellisa lagi. (*)
Sumber: Twitter @MeliisA_An
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius