SUARA BANDUNG - Pentinggi Ponpes Al Zaytun dirumorkan dihakimi oleh Tokoh masyarakat Kabupaten Indramayu, setelah menggandeng TNI.
Sebelumnya, Ponpes Al Zaytun menggemparkan publik, karena dinilai ajarannya berbeda dengan Islam pada umumnya. Hingga nama Panji Gumilang disentil warganet.
Panji Gumilang yang menjadi pejabat tinggi di Ponpes Al Zaytun juga kerap memberikan keterangan cukup kontroversial, hingga masyarakat riuh.
Hingga pada akhirnya mencuat sebuah rumor Panji Gumilang dihakimi langsung oleh Tokoh masyarakat Indramayu.
Rumor diunggah oleh kanal YouTube META BERITA, (7/6/2023), berjudul: "KERAS !!! TOKOH WARGA INDRAMAYU GANDENG SEMUA TNI UNTUK HAKIMI PANJI GUMILANG".
Dalam sampul video yang digunakan juga menarik perhatian. Bagaimana tidak, pembuat konten menyertakan foto gambar diri layaknya Tokoh masyarakat sedang membawa Panji.
Lantas apakah benar rumor yang beredar di masyarakat ini? Simak fakta lengkapnya berikut.
Setelah ditelusuri oleh redaksi bandung.suara.com, klaim Panji petinggi Al Zaytun dihakimi oleh Tokoh masyarakat Indramayu tidaklah benar.
Baca Juga: Polisi Temukan Catatan Penjualan Dalam Bunker Narkoba di Kota Makassar, Sudah Lama Beroperasi
Apalagi narasi judul tentang TNI digandeng masyarakat Indramayu juga berita salah.
Hal ini disebabkan oleh bukti valid mengenai narasi judul pada video tersebut tidak ada.
Sehingga, hingga artikel ini terbit, tidak benar jika Panji dihakimi.
Kesimpulan:
Unggahan kanal YouTube META BERITA, "KERAS !!! TOKOH WARGA INDRAMAYU GANDENG SEMUA TNI UNTUK HAKIMI PANJI GUMILANG" adalah hoaks.
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
IHSG Bursa Saham Buka Kapan Setelah Libur Lebaran? Ini Jadwal Lengkapnya
-
3 Contoh Sambutan Halalbihalal Singkat yang Berkesan untuk Kantor dan Sekolah
-
Samsung Bespoke AI Home Resmi Hadir, Rumah Pintar Makin Canggih dengan AI dan SmartThings
-
Promo Hypermart Weekday Terbaru Setelah Lebaran, Diskon sampai 50 Persen
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Destinasi Menarik di Lampung yang Bisa Dijelajahi Setelah Turun dari Pesawat Jakarta Lampung
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
Promo KFC Lebaran 2026: Super Besar 1 Mulai Rp23 Ribuan, Ada Bucket Hemat untuk Keluarga
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!