SUARA BANDUNG - Pelaksanaan Puasa Arafah dan Idul Adha sebaiknya ikuti imbauan pemerintah atau Arab Saudi? Simak penjelasan Buya Yahya di bawah ini.
Buya Yahya menjelaskan terkait perbedaan penanggalan pelaksanaan Puasa Arafah dan Idul Fitri di Indonesia dengan Arab Saudi.
Dalam kasus ini, Buya Yahya kembali mengingatkan para umat Islam bawasannya pelaksanaan Puasa Arafah dan Idul Adha itu sama dengan Idulfitri.
Perihal terjadinya perbedaan tanggal pelaksanaan Puasa Arafah dan Idul Adha layaknya Idul Fitri, Buya Yahya mengingatkan bahwa wilayah Indonesia dan Arab Saudi punya zona waktu yang berbeda.
Sehingga dimisalkan tanggal 1 di Indonesia bukan berarti tanggal 1 di Arab Saudi, jika menilik kalender hijriah.
"Maka menurut kita mazhab Imam Syafi'i, karena tanggal 1-nya berbeda maka tanggal 9-nya berbeda dong. Itu sederhana, ulama nggak pernah mempeributkan hal yang semacam itu," jelas Buya Yahya di kajiannya melalui kanal YouTube Al Bahjah TV, Selasa (27/6/2023).
"Sehingga kalau Anda orang Indonesia, Puasa Arafah tanggal 9, ya tanggal 9 yang Anda ketahui," lanjutnya.
Buya Yahya menegaskan, kalaupun di Arab Saudi telah wukuf di Arafah, namun di Indonesia belum tanggal 9, maka belum waktunya berpuasa.
"Kalau nggak salah salah tanggal 9 kita hari rabu. Sedangkan di Arab, hari rabu sudah menyembelih kurban. Ya karena di Arab punya rukyat sendiri," tambahnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan saat Musim Panas di Korea Selatan
Namun, apabila para ulama di Indonesia menetapkan tanggal yang sama dengan Arab Saudi, maka tetap sah-sah saja.
Hal semacam ini, baginya tak perlu dipeributkan dan membuat perpecahan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1