Suara.com - Perayaan Idul Adha, tak hanya menjadi momentum yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun juga untuk berbagi dan peduli pada sesama. Memperkuat komitmennya menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang unggul dalam bidang konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero) juga memprioritaskan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Hal ini dibuktikan dengan aksi sosialnya dengan menyumbangkan hewan kurban sebanyak 18 ekor sapi dan 88 ekor kambing yang distribusinya tersebar di Kantor Pusat Abipraya, Jakarta dan beberapa lokasi di proyek-proyek Brantas Abipraya yang berada di penjuru Indonesia.
Penyerahan simbolis hewan qurban untuk masyarakat sekitar Kantor Pusat pun langsung diserahkan dari Tumpang Muhammad, Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya pada Senin, 26 Juni 2023.
“Ini adalah bukti komitmen kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar sebagai wujud Brantas Abipraya sebagai BUMN yang selalu ada untuk Indonesia. Kegiatan hari ini adalah bagian dari program Abipraya Peduli yang dilaksanakan untuk menyambut hari raya Idul Adha,” ujar Tumpang.
Kata Tumpang, total sebanyak 106 hewan kurban ini akan didistribusikan di beberapa titik wilayah. Kegiatan sosial yang dijalankan ini juga merupakan pelaksanaan salah satu pilar utama dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yaitu pilar pembangunan ekonomi. Momentum tersebut menunjukkan kontribusi BUMN champion bangunan air khususnya bendungan ini untuk berbagi.
Sebagai informasi, PT Brantas Abipraya (Persero) merupakan BUMN konstruksi yang saat ini sedang mengerjakan beberapa proyek strategis nasional (PSN). Dikenal sebagai salah satu BUMN karya juara dalam pembangunan infrastruktur nasional, Brantas Abipraya saat ini membuktikan peran aktifnya dalam percepatan infrastruktur di IKN. Diantaranya adalah pemangunan Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajem Paser, pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Akses 3A Karangjoang-KKT Kariangau, Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Sepaku Paket 1, Proyek Embung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan Proyek Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap 1.
"Beberapa kegiatan sosial yang kami adakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat karena Brantas Abipraya akan selalu berkomitmen hadir di tengah masyarakat selain lewat karya infrastruktur kami, namun juga lewat kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian kami terhadap sekitar,” tutup Tumpang.
Berita Terkait
-
5 Olahan Daging Kambing Kurban Selain Sate, Nikmat dan Lezat!
-
Semarakkan Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Berkolaborasi dengan FSLDK Bandung
-
Bacaan Sholat Idul Adha Lengkap dengan Artinya
-
Jelang Idul Adha 1444H, Lakukan Ibadah ini Bisa Hapus Dosa Setahun Penuh
-
Cara Menurunkan Kolesterol Gara-gara Makan Daging Kambing Idul Adha
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos