SUARA BANDUNG - Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan mengenai hukum daging kurban untuk upah jagal.
Dalam praktik mengurus hewan kurban banyak yang harus diperhatikan, termasuk upah untuk jagal.
Untuk itu, Buya Yahya menjelaskan mengenai hukum daging kurban untuk upah jagal.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa jagal atau tukang sembelih hewan kurban jangan seenaknya membawa daging kurban sebagai upah.
Jagal atau tukang sembelih juga harus profesional, kalau dari awal komersial maka saat praktiknya pun tetap harus komersial, jangan seenaknya.
"Tukang sembelih jangan ngatur seenaknya sendiri, yang jelas saja kalau komersial minta bayar, ya minta bayar. jangan langsung tukang sembelih ngambil separuh sapi, ini aturan dari mana itu?" ungkap Buya Yahya, dikutip dari Short YouTube @AlBahjahTV, Rabu (28/6/2023).
Buya Yahya kemudian mengungkapkan hukum upah jagal dengan daging kurban adalah tidak boleh.
"Kemudian juga jangan dikasih gaji dengan daging kurban, nggak boleh karena daging kurban nggak boleh dijual, memberi gajih seolah-olah menjual dijadikan nilai uangnya," jelas Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele