SUARA BANDUNG - Kabar tak terduga datang dari eks pemain Timnas Indonesia yang pernah bersinar.
Tercatat ada tujuh nama pemain eks Timnas Indonesia, dulunya mereka cukup diandalkan, bahkan diperebutkan oleh tim besar.
Bahkan, tujuh nama punggawa Timnas Indonesia era dulu, ada yang pernah meniti karir di luar negeri.
Namun, kini statusnya sedang "nganggur" atau tanpa klub. Dengan demikian mereka belum merumput di kompetisi sepakbola mana pun.
Siapa saja? Dikutip dari akun Twitter @garagarabola_, (19/7/2023), nama beken Andik Vermansyah hingga Irfan Bachdim masuk di dalam daftar pemain eks Timnas nganggur.
Pertama ada nama beken Andik Vermansyah, selepas membela Bhayangkara FC ia diketahui belum menemukan tim barunya.
Irfan Bachdim juga eks punggawa Garuda yang terkenal pada tahun 2010, duet bersama Cristian Gonzales cukup disegani oleh negara Asia Tenggara. Tapi ia sedang tanpa klub sekarang.
Rudolf Yanto Basna, eks pilar Timnas di bawah asuhan Simon McMenemy ini tengah tanpa tim. Padahal sebelumnya ia pernah berkiprah di kasta tertinggi Liga Thailand.
Ruben Sanadi, bek kiri veteran andalan Persipura Jayapura sekaligus Timnas era Rahmad Darmawan-Jacksen F Thiago ini juga masih tanpa status klub. Segudang prestasi telah ia dapatkan.
Baca Juga: Bukan Disimpan, Puput Ungkap Uang Asuransi Gala Sky Sudah Dihabiskan Doddy Sudrajat
Zulfiandi, publik sepakbola pasti tahu gelandang bertahan yang satu ini. Disebut mirip Sergio Busquets, menjadikannya pemain andalan Timnas era Luis Milla.
Bahkan Zulfiandi dikenal oleh publik saat juara AFF U-19 2013 bersama Indra Sjafri.
Lerby Eliandry, meski belum banyak caps di Timnas, gol ikonik dia saat bermain di AFF 2016 melawan Thailand cukup dikenal. Sayangnya, Lerby sekarang masih belum memiliki tim baru.
Osvaldo Haay, jebolan Persipura Jayapura ini juga pernah dipercaya Luis Milla sebagai striker utama, sejumlah prestasi pernah ia dapatkan, tapi kini justru belum kembali merumput.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta