SUARA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil digugat oleh Panji Gumilang (Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun) karena dianggap telah menggiring opini publik dan terlalu tergesa-gesa dalam menyikapi kasus Al Zaytun.
Mengetahui gugatan itu, Ridwan Kamil justru mempersilahkan langkah yang akan ditempuh oleh pihak Panji Gumilang tersebut.
Ridwan Kamil mengaku langkah yang ia tempuh semata-mata karena menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Ia mempunyai kewajiban untuk membela umat dan syariat dari hal-hal yang membahayakan dan meresahkan.
Tidak hanya itu, sebagai cucu dari seorang tokoh Nahdlatul Ulama, Gubernur Jawa Barat itu merasa punya kewajiban untuk melanjutkan perjuangan kakeknya dalam membela agama dan negara.
"Bagian dari nasehat almarhum kakek saya KH Muhjiddin, Panglima Hizbullah NU pada jaman kolonial, agar keturunannya selalu bela agama dan negara. Almarhum kakek dipenjara Belanda, dimusuhi DI TII dan PKI. Saya cucunya wajib melanjutkan apa yang kakek saya perjuangkan", tulis Ridwan Kamil di Instagram (23/7).
Respon Ridwan Kamil atas gugatan dari Panji Gumilang menuai banyak dukungan dari warganet. Mulai dari public figur hingga atlet badminton ganda putra nomor satu dunia, Fajar Alfian.
"makin keliatan mana haq mana bathil . Utk kasus ini Aku Ambil barisan di belakang kang @ridwankamil", tulis @ariekuntung
"Semoga selalu dalam lindungan sang Maha Kasih. Kami bersamamu, Kang", kata @duniamanji
"Kami mendukung penuh Pak Gubernur @ridwankamil untuk memberantas semua pemahaman yang bisa membahayakan ummat dan NKRI", kata Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar.
"Maju terusss pakkk", tulis @fajaralfian95, atlet ganda putra badminton nomor satu dunia itu. (*)
Sumber: Instagram @ridwankamil
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius