SUARA BANDUNG - Pemain multi posisi yang musim lalu bermain di Liga Utama Belanda, secara tebuka mau membela Timnas Indonesia.
Namun, nampaknya Timnas Indonesia harus gigit jari, lantaran sang pemain pindah klub.
Pemain tersebut memiliki darah keturunan Indonesia, diketahui ia sudah terbuka apabila ada penawaran main di Timnas Indonesia.
Namun, apa daya, di tengah kabar bahagia sebagian pendukung Timnas, sang pemain keturunan malah pindah tim.
Bukan tanpa sebab, mengapa ia tidak bisa lagi memilih pindah negara hingga Federasi.
Karena di tim barunya, terdapat regulasi larangan pemain dari luar Eropa.
Pemain multi posisi yang dimaksud adalah Jay Idzes, bek tengah yang bermain untuk tim Serie B Italia, Venezia.
Selain bermain sebagai bek tengah, Jay Idzes bisa menjadi gelandang jangkar atau penghubung.
Ia juga bisa bermain di sektor bek kanan namun jarang terlihat pada posisi tersebut.
Baca Juga: Bella Bonita Digosipkan Punya Gadun, Denny Caknan Kasih Sindiran: Kami Turut Bahagia
"Aku terbuka untuk itu(naturalisasi), namun aku ingin berkarir di Liga Belanda," ucap Jay Idzes, dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha, (29/7).
"Di satu sisi aku ingin membela Timnas asal Kakekku, itu suatu kehormatan," imbuhnya.
Jay Idzes terbuka apabila PSSI menghubunginya, namun aturan Serie B yang membuat sang pemain harus mengurungkan niatnya.
Jika mengutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), pemain non Eropa tidak bisa bermain di tim Serie B.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas