SUARA BANDUNG - Rendy Kjaernett mengabarkan Lady Nayoan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan mengungkap kondisi terkininya.
Berdasarkan penjelasan Rendy Kjaernett, saat ini Lady Nayoan masih mengalami syok dan masih harus dibantu orang lain untuk beraktivitas, pasca alami kecelakaan bersamanya.
Rendy Kjaernett menyebut jika Lady Nayoan belum bisa berdiri dengan waktu yang cukup lama dan ketika ingin duduk harus ada orang yang memeganginya.
"Puji Tuhan-nya, dia tadi bisa duduk sih. Maksudnya, belum lancar banget tapi seenggaknya udah bisa deh bergerak. Sebelumnya kan badannya masih syok, karena kecelakaan," ungkap Rendy Kjaernett di kanal YouTube Seleb Oncam News, Jumat (4/8/2023).
"Udah bisa berdiri sih, tapi nggak bisa lama-lama juga. Masih harus dipegangin juga, terus duduk juga masih harus dipegangin," lanjutnya.
Rendy mengatakan jika istrinya masih harus menjalani beberapa sesi fisioterapi ke depan, meski sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumah.
"Nanti ada beberapa sesi fisioterapi, balik lagi, enam kali," kata Rendy.
Hal itu disebabkan, akibat kecelakaan yang mereka alami, otot-otot Lady cedera termasuk otot pinggul.
"Jadi buat orang berdiri itukan otot pinggul, tadi juga dijelasin sama dokternya lebih difisioterapi itu. Terus kalau kaki kirinya itu, itu buat nahan. Kaki kiri sama tangan kirinya itu kan memar, makanya nggak bisa make tongkat," jelasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel