SUARA BANDUNG – Lady Nayoan terlibat kecelakaan di Tol Jati Bening Bekasi bersama Rendy Kjaernett usai keduanya melakukan mediasi dengan pendeta.
Dikabarkan, usai menjalani perawatan selama beberapa hari di rumah sakit, kondisi dari Lady Nayoan sudah menunjukkan perkembangan yang melesat.
"Sembuh total belum, kemarin pas masuk RS keadaannya masih syok, semuanya cedera, memar. Tindakan dari rumah sakit sampai tadi sebelum keluar dari rumah sakit, sebeluk dibolehkan pulang, ada fisioterapi," kata Rendy Kjaernett dilansir dari Seleb Oncam News (4/8/2023).
"Fisiotrapi sampai dia bisa duduk baru boleh pulang, puji tuhan dia bisa duduk, maksudnya belum bisa lancar tapi seenggaknya sudah bergerak, sebelumnya kan susah karena badannya syok setelah kecelakaan," sambung Rendy.
Walaupun Lady Nayoan sudah diperbolehkan pulang ke rumah, namun Lady harus tetap didampingi karena dirinya belum bisa melakukan segala aktivitas seorang diri.
Selain itu juga, dirawatnya Lady Nayoan di rumah sakit juga untuk melakukan observasi, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada luka yang serius selama pasca kecelakaan.
"Sudah dirontgen, MRI, tiga hari observasi takutnya ada cedera susulan karena ada cedera memar di kepala karena banturan, takutnya ada pendarahan atau apa, jadi kemarin di rawat tiga hari untuk observasi," jelas Rendy Kjaernett.
Diketahui juga bahwa komunikasi Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan sudah lebih membaik akibat keduanya menjalankan mediasi bersama pendeta.(*)
Baca Juga: Situs Warungboto: Destinasi Wisata di Jogja yang Dibangun pada Abad ke-18
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar