SUARA BANDUNG - Coach Bima Sakti dinilai butuh pemain Diaspora, usai Timnas U-17 kembali rela ditaklukkan Kashima Antlers pada laga uji coba hari Sabtu (5/8/2023) di Stadion Ngurah Rai, Bali.
Salah satu yang mengkritik langkah Coach Bima Sakti adalah Bung Ropan, supaya tidak menutup diri terhadap pemain Diaspora untuk Timnas U-17.
Menurut Bung Ropan, lawan sebenarnya Timnas U-17 nantinya jauh lebih hebat dari pada klub-klub yang telah bertanding dalam dua laga uji coba melawan anak asuhan Bima Sakti. Sehingga pemain Diaspora tak bisa diabaikan.
Apalagi, untuk klub Kashima Antlers sama sekali tidak diisi oleh para pemain Timnas Jepang yang tahun lalu juara Asia U-17.
"Ini kita kalah dari Kashima Antlers yang tidak mempuanyai pemain di Tim Nasional Jepang. Dan kita tahu Jepang juara Asia U-17 kemaren di Thailand, setelah menang 3 gol tanpa balas lawan Korea Selatan," kata Bung Ropan di kanal YouTube-nya, Minggu (6/8/2023).
Tak hanya itu, momok Timnas Jepang U-17 yang menjadi satu-satunya tim di Asia dengan torehan kemenangan 4 kali di Asia, patut diwaspadai.
Meski bisa membalas 2 gol pada Kashima, menurut Bung Ropan, level Timnas Jepang akan lebih jauh dan sulit untuk dihadapi oleh Timnas U-17 Indonsia nantinya.
Selain perlu kerja keras untuk membangun tim, Coach Bima Sakti disarankan untuk lebih membuka diri.
"Ayolah, kita ambil pemain-pemain Diaspora dari luar. Karena kalau cuma dengan pemain-pemain lokal yang dipertahankan dan 1,2 pemain Diaspora, tidak cukup untuk bersaing di Piala Dunia," kata Bung Ropan.
Baca Juga: Teman MA Ternyata Sempat Melihat Kejadian Pelecehan yang Dilakukan Steve Wantania
Ia kembali mengingatkan, bukan hanya klub-klub dari Asia, namun juga dari belahan benua lain seperti Brazil yang menjadi juara bertahan Piala Dunia U-17.
Ditambah, pembentukan tim yang baru saja terjadi sebelum Piala Dunia U-17 digelar, sedangkan banyak dari negara lain sudah mempersiapkan tim mereka jauh-jauh hari untuk perhelatan akbar itu.(*)
Berita Terkait
-
Kekalahan Skuad Indonesia U-17 Lawan Kashima Antlers, Warganet Ragukan Pelatih Bima Sakti dan Beri Saran Calon Coach Baru
-
Garuda United Kembali Kalah dari Kashima Antlers, Bima Sakti Jadi Bahan Olok-olokan: Pemain Tarkam
-
Jadi Begal! Tak Secerah Bima Sakti dan Bambang Pamungkas, Begini Nasib Mantan Punggawa Timnas Indonesia yang Kariernya Redup
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!