SUARA BANDUNG - Mees Hilgers pemain keturunan Indonesia-Belanda menjawab kritikan penggiat "local pride" Timnas Indonesia.
Diketahui, di jejaring media sosial, sebagian orang bahkan pengamat sepakbola mengkritik PSSI atas banyaknya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
PSSI melakukan itu bukan tanpa sebab, mereka membutuhkan pemain keturunan agar Timnas Indonesia lebih kuat.
Namun, keputusan PSSI menuai pro dan kontra. Alhasil, kabar itu sampai tersiar ke telinga Mees Hilgers saat melakukan wawancara dengan KR TV.
Sebutan "local pride" memang sering terdengar di kalangan pendukung Timnas Indonesia. Maksud kalimat "local pride" jika mengutip dari pendapat warganet adalah kebanggaan seseorang terhadap Timnas yang diisi pemain liga lokal, dan tanpa keturunan.
Mees Hilgers pun memiliki pendapatnya sendiri mengenai pemain naturalisasi di skuad Garuda.
Menurut bek FC Twente, mengambil pemain keturunan yang dinaturalisasi akan menaikan level Timnas.
"Ada beberapa orang tidak setuju (menggunakan pemain naturalisasi), bagaimana menurut pendapat lu?" tanya host KR TV, dikutip dari kanal YouTube KR TV, (7/8/2023).
"Menurut gue kalau lu pengin naikin level tim, perlu pemain naturalisasi," ujar Mees.
Baca Juga: Ormas Golkar Solid Nyatakan Dukungan Kepada Airlangga Hartarto
Bek muda yang sering dikaitkan dengan Timnas itu pun melanjutkan seperti ini.
"Marena bukan berarti mereka (Indonesia) tidak memiliki pemain yang bagus, tapi karena cara kami(pemain diaspora) berlatih di Eropa begini (tinggi)," lanjutnya.
Dan dengan adanya pemain keturunan bercampur dengan pemain lokal, menurut Mees Indonesia akan memiliki tim yang hebat.
"Dan kita bisa menaikkan levelnya," imbuhnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
Novel Nyai Dasima: Dilema Nyai Dasima di Antara Dua Dunia Kelam
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Pengusaha Kopi Dikhianati Menantu Sendiri, Rp4,7 Miliar Raib, Diduga Mengalir ke Wanita Lain
-
Kopdes Mulai Berjalan, Pemerintah Resmi Moratorium Izin Alfamart dan Indomaret
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok