SUARA BANDUNG - Terjadi kebakaran kios di kompleks Terminal Leuwi Panjang, Bandung kemarin, Selasa (8/8/2023).
Kebakaran di kompleks Terminal Leuwi Panjang itu diduga akibat korsleting listrik. Korsleting tersebut mengenai dus dan merambat ke tabung gas yang ada dalam salah kios.
Mengutip dari unggahan Instagram bdg.siaga113 pada Rabu (9/8/2023), kronologi kebakaran kios di kompleks Terminal Leuwi panjang berawal dari teriakan warga yang setelah diperiksa, gudang penyimpanan barang dalam keadaan terbakar.
Kebakaran kios di kompleks Terminal Leuwi Panjang tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan.
Berikut empat fakta dalam kebakaran yang terjadi di kompleks Terminal Leuwi Panjang tersebut.
1. 12 Kios yang Mengalami Kebakaran
Ada 12 kios yang mengalami kebakaran. Tidak ada objek lain yang terbakar selain kios seperti bagian dari bangunan terminal.
2. Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Baca Juga: iGeo ke-19 Resmi Dibuka! Bandung jadi Tuan Rumah Ajang Kompetisi Geografi Internasional
3. Pemadaman Kebakaran Berlangsung 30 Menit
Pemadaman berlangsung selama 30 menit dengan menggunakan empat unit mobil pemadam kebakaran.
4. Tidak Ada Korban Jiwa
Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Akan tetapi, terdapat kerugian materi yang diakibatkan oleh kebakaran yang menimpa 12 kios tersebut.
Demikian empat fakta dalam kebakaran di kompleks Terminal Leuwi Panjang.(*/Alina)
Sumber: Instagram halobandung dan bdg.siaga113
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka