SUARA BANDUNG - PSM Makassar di bawah arahan Bernardo Tavares, sedang diuji dengan dua kali kekalahan beruntun di BRI Liga 1 meski telah bermain apik dan banyak menciptakan peluang.
Hingga pekan ke-9 BRI Liga 1, anak-anak asuh Bernardo Tavares, PSM Makassar dua kali menelan kekalahan beruntun saat bertandang ke Bali dan Surabaya.
Hasil nihil di BRI Liga 1 didapatkan PSM Makassar setelah kalah 3-2 dari Bali United dan kembali kalah dari Persebaya 1-0, hingga membuat Bernardo Tavares angkat bicara.
Bernardo Tavarez selaku pelatih merasa PSM Makassar di BRI Liga 1 sedang tidak beruntung dalam penyelesaian akhir dan selalu gagal menggetarkan jala lawan.
Menurutnya, dalam dua pertandingan terakhir tim Juku Eja mendapat peluang, tapi pada akhirnya peluang itu tidak bisa dikonversi menjadi gol.
Lewat pengalaman tersebut, pelatih berkebangsaan Portugal itu bicara tentang hal penting dalam sepak bola.
"Kami dapat permainan bagus tapi sepak bola soal hasil, sesuatu yang penting. Kami kalah meskipun punya peluang,” kata Bernardo Tavarez, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru, Selasa (22/8/2023).
Bersama tim, dirinya akan mengevaluasi dan memperbaiki penyelesaian akhir. Salah satunya adalah meningkatkan akurasi.
Hingga pekan ke-9 ini, tim kebanggaan warga Makassar tersebut menempati posisi ke-12 klasemen BRI Liga 1 dengan torehan 11 poin.
Selanjutnya, PSM Makassar akan berhadapan dengan Persis Solo di hadapan publik sendiri pada Senin (28/8/2023).
Walakin, PSM Makassar akan menjalani babak playoff AFC Cup terlebih dahulu melawan Yangon United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (23/8/2023).(*/Alina)
Sumber: Laman Resmi Liga Indonesia Baru
Berita Terkait
-
Pelatih Liga 1 dan Ketum PSSI Erick Thohir Bersitegang, Direktur Operasional PT LIB: Belum 100 Persen
-
Meski Laga Panas Liga 1 Antarkan PSIS Takluk di Kandang Sendiri, Gilbert Agius: Saya Bangga kepada Pemain
-
Pekan ke-9 BRI Liga 1: Madura United Semakin Mantap di Puncak, Persib Keluar dari Zona Degradasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar