/
Minggu, 27 Agustus 2023 | 06:10 WIB
Potret Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia U-17 dalam mempersiapkan tim untuk Piala Dunia. ((Dok. PSSI))

SUARA BANDUNG - Menjelang Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia yang diasuh Bima Sakti masih melakukan berbagai upaya persiapan.

Bima Sakti selaku arsitek Timnas Indonesia U-17 menuturkan masih banyak evaluasi untuk persiapan Piala Dunia.

Timnas Indonesia U-17 yang akan bermain di Piala Dunia itu disebut Bima Sakti masih perlu dievaluasi, khususnya kerja sama tim.

Bima Sakti juga menyebutkan para pemain Timnas Indonesia U-17 masih salah passing dan salah kontrol menjelang Piala Dunia November mendatang.

“Kita evaluasi terus dan yang pasti kerja sama tim. Kita sudah melakukan uji coba kemarin, chemistry pemain masih suka salah passing, salah kontrol," kata Bima Sakti, dikutip dari X/Alina @indosupporter, Sabtu (26/8/2023).

Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia U-17 juga akan menggelar uji coba melawan Korea Selatan pada Rabu (30/8/2023).

Mengetahui evaluasi itu, warganet menyinggung dicoretnya pemain keturunan dari daftar calon pemain Timnas Indonesia U-17.

Pemain keturunan atau diaspora dinilai warganet mampu memperkuat Timnas Indonesia U-17 dibandingkan komposisi pemain yang sekarang.

"Para pemain diaspora dicoretin kirain kalah saing/pemain lokal nya pada bagus, eh ternyata lokalan nya begini,"cuit @mak****** di postingan @indosupporter.

Baca Juga: Postingan PSSI untuk Erick Thohir atas Hadirnya Piala Dunia Bola Basket FIBA di Indonesia Dihapus, Usai Dikritisi oleh Warganet

"Ya bodo. Udah dikasih pemain diaspora malah lu pulangin. Pemain Academy yg jelas ada kompetisinya," kata @smt******.

"Lah. Bukannya pada bagus bagus yaa. Buktinya pemain FC eindhoven n akademi barca US dicoret gara gara kalah saing," tulis @sof******.(*/Alina)

Sumber: X/Twitter @indosupporter

Load More