SUARA BANDUNG - Timnas Indonesia U-17 asuhan Bima Sakti terbang ke Jerman pada 17 September 2023, untuk pemusatan latihan jelang Piala Dunia U-17.
Tiba di Jerman, Timnas Indonesia U-17 bersama Coach Bima Sakti diberi kesempatan untuk melihat Stadion Borussia Park.
Anak didik Bima Sakti juga melakukan latihan adaptasi singkat, 45 menit, karena kondisi para pemain Timnas Indonesia U-17 yang masih kelelahan pasca penerbangan dari Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti berharap agar kondisi para pemain bisa segera normal dan menjalani latihan lebih maksimal.
Bima Sakti juga mengungkapkan bahwa iklim di Jerman tidak menjadi masalah bagi penggawa Timnas Indonesia U-17 karena saat ini suhunya berada di sekitar 20-30 derajat Celcius.
Tak hanya Bima Sakti, mantan pemain Bundesliga dan pelatih, Frank Wormuth yang kini menjadi konsultan pelatih, juga akan memantau jalannya latihan Timnas Indonesia U-17 selama pemusatan latihan di Jerman.
Selama pemusatan latihan di Jerman, Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan berpartisipasi pada enam laga melawan berbagai tim usia muda di Bundesliga untuk meningkatkan skill dan taktik.
Di akhir pekan, Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menonton pertandingan Borussia Muenchengladbach. Bima Sakti menyebutkan bahwa kesempatan itu bisa menjadi pengalaman dan motivasi berharga untuk para pemain.
Pemusatan latihan bagi Timnas Indonesia U-17 berlangsung di Jerman hingga 23 Oktober 2023. Program ini terselenggara berkat kolaborasi Bundesliga International dan PSSI.(*/Alina)
Baca Juga: Ramadhan Sananta Absen, Duet Maut Penggawa Timnas Indonesia U-24 Ini Dinanti di Asian Games
Sumber: pssi.org
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Absen, Duet Maut Penggawa Timnas Indonesia U-24 Ini Dinanti di Asian Games
-
Malam Ini! Asian Games 2022 Timnas Indonesia vs Kirgistan: Prediksi Susunan Pemain, Skor, dan Live Streaming
-
Meski Kekurangan Pilar, Media Vietnam Soroti Debut 2 Pemain Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi