SUARA BANDUNG - Shin Tae Yong dikatakan cemas, sehingga Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir turun tangan.
Kecemasan Shin Tae Yong terjadi sebab gelaran Piala Asia U-23 tidak masuk kalender FIFA, membuat Ketum PSSI Erick Thohir bertindak untuk menenangkan.
Diketahui bersama, agenda di luar FIFA, Shin Tae Yong sering kesusahan mendapatkan izin dari klub untuk melepas pemainnya. Itulah yang membuat Ketum PSSI Erick Thohir mengambil langkah pasti.
Bung Ropan menyebut jika untuk menjawab kecemasan Shin Tae Yong, Ketum PSSI Erick Thohir berencana meliburkan kompetisi Liga 1, sepanjang perhelatan akbar Piala Asia U-23.
"Ini yang membuat STY (Shin Tae-yong) itu agak pusing, cemas. Masuk di akal saya pikir, karena dia berharap sekali kedatangan pemain yang bermain di luar. Juga beberapa pemain dalam negeri, apakah akan dilepas para klub," kata Bung Ropan melalui kanal YouTube-nya, Sabtu (23/9/2023).
Dari latar belakang dan peristiwa yang terjadi sebelumnya, kejadian tarik-menarik pemain itulah, dinilai Bung Ropan menjadi alasan Erick Thohir turun tangan langsung.
"Dari kejadian itulah, Erick Thohir ini langsung turun. Berbicara dengan para klub, untuk bisa mengerti dengan persoalan yang ada," ujar Bung Ropan.
"Sehingga Erick sebagai Ketua PSSI, melihat bahwa jalan pintas, jalan satu-satunya adalah meliburkan kompetisi (Liga 1), agar pemainnya bisa libur," sambungnya.
Hal tersebut dimungkinkan bisa menjadi jalan tengah, supaya Shin Tae Yong bisa dengan lebih leluasa memanggil para penggawa Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 di Qatar.(*)
Berita Terkait
-
Bung Towel Tuntut Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong Jawab Hal Ini, sebab Dianggap Berpotensi Mewariskan Perpecahan Publik Sepak Bola Indonesia
-
Shin Tae Yong Disebut Tidak Lebih Baik dari Indra Sjafri saat Nehkodai Timnas Indonesia
-
Bung Towel Heran, Dirinya Selalu Diserang Buzzer Tiap Sentil Shin Tae Yong dan Erick Thohir: STY Anti Kritik?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Sinopsis Tokyo Middle 30, Drama Jepang yang Dibintangi Riisa Naka
-
Anime Aksi SAKAMOTO DAYS Season 2 Umumkan Tayang Januari 2027 di Netflix
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?