SUARA BANDUNG - Setidaknya, Shin Tae Yong memiliki 4 kiper pilihan untuk Timnas Indonesia di ajang Piala Asia.
Dari keempat nama kiper Timnas Indonesia itu, warganet memberikan penilainnya terkait siapa saja yang layak diboyong ke Piala Asia nanti.
Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Shin Tae Yong telah berhasil meloloskan Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia.
Oleh karenanya, pasukan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong menjadi salah satu sorotan banyak warganet, terlebih pemilihan kiper yang akan dibawa pelatih Korea Selatan tersebut.
Warganet pun mencoba memberikan penilaian mereka, seperti dalam kolom komentar di akun X/Twitter @garagarabola_, yang memposting empat nama kiper Timnas Indonesia.
"Menjelang berakhirnya putaran pertama BRI Liga 1 2023/2024, artinya persiapan Piala Asia 2023 sudah di depan mata. Pilih 3 kiper dan buang satu di bawah ini dalam pilihan kalian!," cuit @garagarabola_, dikutip hari Minggu (1/10/2023).
Dari postingan tersebut, nampak ada nama Ernando Ari dari Persebaya Surabaya, Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Adi Satryo dari PSIS Semarang dan Syahrul Fadil dari Persikabo 1973.
Dari keempat pilihan itu, banyak silang pendapat yang disampaikan oleh warganet berdasarkan kacamata dan penilaian mereka.
"Sorry to say, ga tau kenapa gue kurang sreg sama nadeo, postur oke tapi gampang panikan dan ga bisa build up, kalo adi satrio mending ganti riyandi kiper persis tapi abis cidera lama ya," komen @aldi*****
"Dari semua kiper ini gua rasa ernandolah kiper terbaik d timnas saat ini tenang bisa build up dri bawah reflek nya bagus pembacaan permainan juga baik,tpi sayangnya posturnya kurang tinggi bagi seorang kiper,tpi dari pada yg lain masih ernando sedikit lebih baik.," kata @Rafael*********
"Ernando dibuang aja. Biar fokus @persebayaupdate wkwk. Timnas biar yg lain," saran @Brumbru********
"Masih nadeo nomer 1, refleks n ketenangan waktu penalti udah bagus, cuman kontrol emosi aja, ernando refleks bagus, tenang tpi kadang masih kagok apalagi bola2 atas n kena serangan balik lawan," tulis @ch*****.(*)
Berita Terkait
-
Ada Iwan Bule! Empat Nama Beken Masuk ke Struktur Akademi Timnas Indonesia Buatan Prabowo Subianto, Siapa Saja Mereka?
-
Pemain Naturalisasi Shayne Pattynama Sebut Warganet Jadi Pemantik Dirinya Bela Timnas Indonesia
-
Dua Job Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Coach Justin: Kualitas Pemain Lokal Tidak Memadai
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional