SUARA BANDUNG - Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag masuk dalam bagian mendukung dibentuknya Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di Masjid Raya Al Jabbar, Jawa Barat.
Seperti diketahui jika Masjid Raya Al Jabbar dikenal sebagai keajabian arsitektur putra daerah asli Sunda, Ridwan Kamil. Masjid Raya Al Jabbar dibangun selain untuk dakwah juga pusat edukasi terkini di Jawa Barat.
Disebutukan dalam laman resmi Masjid Raya Al Jabbar, jika bangunan megah tersebut adalah sebuah mahakarya arsitektur religius melambangkan keagungan dan keberkahan.
Masjid Raya Al Jabbar dibangun oleh orang-orang pilihan agar terjaga dan penuh keindahan serta ketelitian.
Diresmikan pada 30 Desember 2022, Masjid Raya Al Jabbar disebut sebagai megaproyek arsitektur monumental.
Lahir dari konsepnya di era Gubernur H. Ahmad Heryawan pada tahun 2015-2017, didukung penuh oleh desain kreatif oleh Ridwan Kamil.
Luar biasanya bangunan tersebut selain sebagai tempat ibadah juga diselimuti arsitektur yang menggabungkan keindahan seni dan makna spiritual.
Memiliki luasan bangunan mencapai 99 m x 99 m, Masjid Al Jabbar menghadirkan keajaiban arsitektur.
Kubah utamanya terbuat dari 6.136 lembar kaca seperti sisik ikan, menghadirkan cahaya spiritual dalam bangunan megah setinggi 99 m.
Baca Juga: Kapan Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS, Begini Cara Cek dan Syaratnya
Lantai salatnya dihiasi 27 relung tembaga berukir motif batik, mewakili kekayaan seni Jawa Barat.
Bahkan, di lantai dasar, terdapat museum sejarah Islam dengan teknologi digital terkini, menjadikannya satu-satunya masjid di Indonesia yang menyatukan fungsi ibadah dan edukasi.
Tak hanya itu, Masjid Raya Al Jabbar memiliki daya tarik luar biasa. Area luar masjid disulap menjadi taman tematik mengenai kenabian, lengkap dengan patung kaligrafi "Al Jabbar" berwarna emas dan pelataran dengan motif Wadasan.
Pembangunan ini tidak hanya melibatkan tukang bangunan berpengalaman, tetapi juga ratusan perajin lokal yang mendukung proyek ini.
Setelah Lebaran 2023, antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Masjid Raya Al Jabbar meningkat signifikan. Selama periode liburan, kunjungan mencapai 124.758 orang, dengan rata-rata 22.061 orang setiap hari. Hal ini menandakan bahwa masjid ini bukan hanya destinasi ibadah, tetapi juga tempat wisata religi yang diminati.
Melihat potensi besar ini, pihak manajemen masjid membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk mengelola dana keumatan.
SK BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nomor 64 Tahun 2023 menetapkan pembentukan UPZ, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program ekonomi, kesehatan, pendidikan, dakwah, dan sosial di sekitar Masjid Raya Al Jabbar.
Masjid Raya Al Jabbar, selain menjadi pusat ibadah, berpotensi menjadi magnet wisata religi di Jawa Barat, menggabungkan keajaiban arsitektur, edukasi, dan manfaat sosial.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag mendukung penuh atas hadirnya UPZ di Masjid Raya Al Jabbar, Jawa Barat.
Rosihon Anwar mengucapkan selamat atas di launchingnya Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
Masjid Raya Al Jabbar Jawa Barat.
"Semoga kehadiran UPZ Masjid Raya Al Jabbar Jawa Barat, dapat menjadi solusi ekonomi bagi ummat, dan penggerak roda kehidupan sosial ummat yang marhamah, penuh berkah, dan menghadirkan ridha Allah SWT," katanya.
"Ayo kita sucikan harta, bersihkan jiwa dengan tunaikan zakat, infak dan sedekah kita, dan dapat dititipkan salah satunya melalui UPZ Masjid Raya Al Jabbar Jawa Barat."
"Semoga Allah muliakan jiwa dan membersihkan harta kita, dan menghadirkan kemuliaan bagi daerah Jawa Barat yang berkah, baldah toyyibah warobbun ghofur… Amiin ya Rabbal’alamiin," kata Rosihon Anwar menutup. (*)
Berita Terkait
-
Ribut-ribut dengan Rektor, Sejumlah Dosen UIN Suska Riau Akhirnya Angkat Bicara
-
Resmi! Rektor UIN Walisongo Terbukti Plagiasi, Anggota Senat Akademik: Sudah Dilaporkan
-
Viral Dosen dan Rektor UIN Suska Riau Cekcok Lagi, Auto Disentil: Rusak Reputasi Kampus!
-
Viral Dosen Ribut sama Rektor UIN Suska Riau, Netizen: Merasa Malu Jadi Alumni
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Dituding Pansos Usai Singgung Istri Virgoun Hamil Duluan, Begini Pembelaan Luna Alhamdy Putri
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 1 Maret 2026 Disertai Waktu Sholat Hari Ini
-
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
-
Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?
-
Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal
-
Representasi Trauma Pengasuhan dalam Balutan Horor Sci-Fi pada Novel Sesuk
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?