SUARA BANDUNG - Serum menjadi salah satu rangkaian skincare dengan kandungan utama yang lebih tinggi. Karena itu, umumnya serum digunakan pada malam hari sebelum tidur agar bisa diserap sempurna oleh kulit ketika beristirahat.
Ada banyak pilihan serum yang dijual di pasaran. Berdasarkan fungsinya, serum bisa dibagi menjadi beberapa jenis:
1. Exfoliating Serum
Serum ini berfungsi untuk mengeksfoliasi alias mengangkat sel-sel kulit mati dan membantu skincare terserap sempurna ke dalam kulit yang bersih. Biasanya, exfoliating serum hanya digunakan 1-2 kali dalam seminggu karena kandungannya yang cukup kuat dan bisa menimbulkan iritasi jika dipakai terlalu sering. Beberapa kandungan yang sering terdapat dalam exfoliating serum di antaranya adalah glycolic acid, salicylic acid, dan lactic acid.
2. Lightening Serum
Sesuai namanya, serum ini ditujukan untuk mencerahkan warna kulit, misalnya pada noda jerawat, atau kulit gelap akibat paparan sinar matahari. Kandungan yang umumnya terdapat dalam lightening serum antara lain kojic acid, tranexamic acid, vitamin C, hingga niacinamide.
3. Firming/Anti-Aging Serum
Serum jenis ini difungsikan untuk mengencangkan kulit dan menjaganya awet muda. Kandungan utama yang umum terdapat dalam anti-aging serum adalah peptides, retinol, dan ceramide. Sebagian anti-aging serum dapat digunakan setiap hari, namun serum dengan retinol bisa menyebabkan iritasi pada kulit jika dipakai terlalu sering, sehingga tidak perlu digunakan setiap hari.
4. Hydrating Serum
Baca Juga: Cara Perawatan Kulit Putih Cuman Modal 2 Ribu Saja? Dokter Richard Lee Bocorkan Trik Membuat Lulur
Serum ini diciptakan untuk menghidrasi dan melembabkan kulit. Kandungan utamanya bisa berupa beta glucan, snail mucin, hingga yang paling populer; hyaluronic acid. Serum jenis ini biasanya paling aman dan bisa digunakan oleh berbagai tipe kulit, baik di siang maupun malam hari.
Selain memperhatikan kebutuhan kulit sebelum memutuskan membeli serum, perlu diingat juga bahwa sebagian serum tidak dapat digabung dengan penggunaan kandungan skincare lain dalam waktu bersamaan. Misalnya serum dengan kandungan retinol atau acid yang tidak dapat digabung dengan skincare berkandungan vitamin C.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Pep Guardiola: Dia Bukan John Stones yang Kita Kenal
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, Johanis Tanak: UU Bukan Barang yang Bisa Dipinjam
-
Menanti THR Ramadan 2026: Kapan Dibayar, Siapa Berhak, dan Bagaimana Jika Tak Cair?
-
7 HP Snapdragon Terbaik: Budget Minim, Spek Maksimal
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Review Konser Josh Groban di Jakarta: Suguhan Megah 'Hidden Gems' di Momen Valentine
-
Andik Vermansah Sarankan Satu Nama untuk John Herdman
-
Sinopsis The Art of Sarah, Rahasia Besar dari Kaum Elite di Seoul
-
2 Menu Sahur Sederhana dan Bergizi agar Puasa Tetap Bertenaga
-
Pemain Keturunan Solo-Bandung Ini Diprediksi Bakal Jadi Bintang Baru di MLS, Penerus Maarten Paes