- Aparat gabungan menertibkan kendaraan parkir liar di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin, 16 Februari 2026.
- Operasi ini menyasar pelanggar yang menggunakan badan jalan, terutama di Jalan K.H. Mas Mansyur dan Jalan Jembatan Tinggi.
- Dampak penertiban adalah penderekan kendaraan, bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan tersebut.
Suara.com - Aparat gabungan kembali melakukan tindakan tegas terhadap para pelanggar aturan lalu lintas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Anggota Satlantas Jakarta Pusat berkolaborasi dengan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyisir kendaraan yang parkir sembarangan pada Senin (16/2/2026) pagi.
Informasi mengenai penertiban skala besar ini dibagikan secara resmi oleh otoritas terkait agar diketahui oleh khalayak umum.
Operasi dilakukan karena banyaknya pemilik kendaraan roda empat yang nekat memanfaatkan badan jalan sebagai area parkir.
"Melakukan penindakan terhadap pelanggar kendaraan mobil yang menggunakan badan jalan sebagai parkir," tulis akun resmi @TMCPoldaMetro.
Keberadaan parkir liar dituding sebagai biang kerok kepadatan arus lalu lintas yang sering mengular di sekitar pusat perbelanjaan tersebut.
Penertiban dilakukan secara intensif di beberapa titik krusial, salah satunya di ruas Jalan K.H. Mas Mansyur, kawasan Kampung Bali.
Tak luput, area Jalan Jembatan Tinggi di Kebon Kacang juga disisir petugas untuk memastikan badan jalan bersih dari hambatan parkir serampangan.
Dalam aksinya, petugas memberikan sanksi berupa penderekan kendaraan bagi para pemilik yang terbukti membandel.
Baca Juga: Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
Upaya represif ini diharapkan mampu mengurai benang kusut kemacetan yang kerap melanda jantung ekonomi di Jakarta Pusat tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu serta menggunakan kantong parkir resmi demi kenyamanan bersama di jalan raya.
Berita Terkait
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri