SUARA BANDUNG - Musim kemarau tak kunjung berakhir, cuaca panas di Bandung bak "Lautan Api".
Ya, sejumlah warga di Bandung mengeluhkan suhu di wilayah yang terkenal dengan suhu dinginnya itu makin terasa panas.
Bahkan di bulan Oktober 2023 ini, suhu di Bandung sempat mencapai 35 derajat celcius. Lantas apa penyebab suhu panas yang saat ini melanda sebagian besar wilayah Indonesia?
Dijelaskan oleh Erma Yulihastin, peneliti Brin itu mengungkapkan ada peningkatan trend naik dari bulan Juni hingga Oktober.
"Di Bulan september ini kalau kita melihat data satu bulan penuh itu ada peningkat, ada tren naik dari bulan Juli, Agustus bahkan Juni
Cuaca semakin panas terjadi pada bulan September hingga Oktober 2023, hal tersebut ternyata disebabkan karena minim awan.
"Pertama karena minim awan, kita mengalami dry spell itu kalau bulan Agustus saja masih ada 3 hari hujan di Bandung," terang Erma.
Cuaca ekstrim saat ini sedang terjadi di Bandung. Tak hanya panas saja, namun juga kering.
"Sudah kering ditambah panas itulah yang sekarang sedang dialami di Bandung," tambahnya lagi.
Baca Juga: Murni Buat Kurangi Impor LPG, Menteri ESDM Bantah Bagi-bagi Rice Cooker Gratis Kebijakan Politis
"Ini sebenarnya tidak umum terjadi dan tidak sesuai dengan klimatologisnya, mengapa karena kelembaban itu biasanya masih tinggi masih 70 persen, 60 persen sekarang 40," bebernya.
Dijelaskan lebih lanjut kejadian ini mirip seperti fenomena El Nino yang pernah terjadi pada tahun 1997, 2015, 2019, dan saat ini.
Erma juga mengungkapkan cuaca panas saat ini belum berakhir dan diprediksi masih akan terus berlangsung hingga bulan November mendatang.
"maka masih berpotensi di bulan oktober, begitu kan November pun masih ada angin kemarau yang jadi dominasi," jelas peneliti Brin(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Wajib Kunjung di Dramaga: Budget Aman, Kualitas Bintang Lima
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran