/
Jum'at, 20 Oktober 2023 | 18:40 WIB
Salah menggunakan serum ternyata bisa menimbulkan breakout atau manfaat dari serum jadi tidak maksimal. (freepik)

SUARA BANDUNG - Serum adalah produk skincare yang memiliki kandungan aktif paling tinggi dibanding produk lainnya.

Serum juga sudah menjadi salah satu skincare wajib bagi banyak orang karena dinilai efektif memberikan hasil.

Jika sudah memakai serum namun belum menunjukkan hasil atau justru menimbulkan masalah pada kulit, coba cek apakah pemakaiannya sudah benar.

Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memakai serum:

1. Salah memilih serum

Pilihlah serum sesuai kebutuhan dan kondisi kulit. Salah memilih serum bisa menimbulkan masalah pada kulit dan membuat tujuanmu memakai skincare tidak tercapai.

Misalnya saat ingin memudarkan noda di wajah, tapi produk yang digunakan adalah serum anti acne. Serum itu tentu tidak akan efektif untuk memudarkan noda di wajah.

2. Tidak melakukan patch test

Patch test adalah tes yang dilakukan dengan mengoleskan produk ke sebagian kecil area kulit. Misalnya, di kulit belakang telinga atau di bagian pipi dekat rahang.

Baca Juga: 10 Universitas Negeri yang Memiliki Jurusan Psikologi Terbaik, Teratas Ada UI dan UPI

Tujuan dari patch test adalah menguji kecocokan produk terhadap kulit sehingga seandainya ada reaksi alergi atau gejala ketidakcocokan dapat diketahui sedini mungkin.

3. Terus memakai serum meskipun tidak cocok

Jika serum yang dipakai menunjukkan reaksi ketidakcocokan pada kulit, segera hentikan pemakaian.

Bersikukuh memakai serum yang tidak cocok pada kulit bisa menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

4. Salah urutan pemakaian

Urutan pemakaian serum yang salah dapat menurunkan efektifitasnya. Gunakan serum setelah membersihkan kulit wajah atau setelah memakai toner/essence.

Load More