SuaraBandungBarat.id-Kementrian Perdagangan (Kemendag) melalui Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok mencatat harga telur yang kian hari kian naik harganya, kenaikan harga di atas yaitu diangka 31.000/ kg.
Di level pengecer atau warung kecil harganya bisa mencapai 35000/kg, sontak saja membuat kaget para pelanggan.
Tingginya harga telur ayam di pasaran dipengaruhi dampak Covid 19 yang membuat peternak tak banyak melakukan regenerasi, akibatnya terjadi kekosongan produksi, sementara biaya produksi semakin mahal sedangkan permintaan baru normal di akhir-akhir ini pungkasnya
seperti yang di ungkapkan oleh Agus Sopian (60) yang berprofesi sebagai peternak, Agus mengatakan bahwa harga Telur bisa mencapai 28-29 ribu dari petani.
"Sekarang naik di Rp 28 sampai 29 ribu saya jualnya, mengikuti daerah lain," kata Agus kepada Suara.com pada Kamis (25/8/2022).
Agus mengungkapkan, sebetulnya harga sudah naik dari bulan Februari kemarin rata-rata telur ayam ditingkatan nasional tercatat di angka 24000/kg, tapi ternyata harga berfluktuasi dari bulan ke bulan sehingga mencapai harga 29000/kg. Bahkan saat ini sudah mencapai 31.000/kg di pasaran.
Agus juga dengan terpaksa menaikan harga terlur ayam diakrenakan harga pakan yang naik yang semula harganya 5 ribu/kg atau 320 ribu/karung sekarang menjadi 390 ribu.
"Harga pakan memang terus naik sejak Lebaran. Sekarang Rp 7.800 per kilogram atau sekarungnya Rp 390 ribu. Sekarang masih bertahan di angka itu," terang Agus.
Awalnya, Agus dan para peternak ayam petelur sempat memilih untuk tidak menaikan harga jual telur ayam meskipun di pasaran sudah naik. Namun, kondisi tersebut malah membuatnya terus merugi sehingga akhirnya sepakat untuk menaikan harga jual.
Baca Juga: TAMAT! Kaisar Ferdy Sambo Dipecat dengan Tidak Hormat sebagai Anggota Polri
Bahkan, Agus terpaksa harus menjual sekitar 200 ekor ayamnya agar biaya operasionalnya tidak terlalu membengkak.
"Akhirnya saya jual 200 ekor ayam supaya pengeluarannya tidak terlalu besar, dan sepakat buat naikin harga. Kalau enggak, pasti saya nombok terus," ucap Agus.
Adapun Pernyatan ibu Siti "kami memita kepada pemerintah untuk segera menurunkan kembali harga telur karena harga segitu cukup mahal" imbuhnya. (Fun)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang