/
Sabtu, 03 September 2022 | 11:31 WIB
Tangkapan layar unggahan pesan Bharada E yang beredar di TikTok. (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id - Bharada E, satu dari lima orang tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, menyampaikan kembali pesan via media sosial TikTok. 

Tentu saja hal ini menyita perhatian banyak pihak, terutama mempertanyakan tentang kebenaran dari pengirim dan isi pesan tersebut. 

Sebelumnya, sebagaimana disampaikan mantan kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara bahwa akhirnya dapat buka suara mengenai kasus pembunuhan yang didalangi Ferdy Sambo salah satunya melalui sebuah tulisan. 

Setidaknya, ada beberapa poin yang disampaikan Bharada E, pertama mengenai alasan Brigadir J terbunuh ialah karena ia mendengar sosok mafia dibalik kebakaran Kejagung.

"Dengan Mendengar hal ini, bos irjen Ferdy Sambo sangat marah sekali dan takut jika Brigadir J membocorkan hal ini ke awak media dan atasan Polri," tulis pesan dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @richard_eliezer dikutip pada Jumat (2/8/2022).

"Saya dan rekan-rekan saya disuruh bos Irjen Ferdi Sambo untuk menyiksa Brigadir J," lanjutnya.

Kemudian ketika Brigadir J meminta maaf sampai memohon agar segera dibunuh, saat itulah Sambo tambah naik pitam dan melepaskan tembakan yang membuat Brigadir J meninggal di tempat.

Dalam pesan itu, Bharada E juga menyampaikan bahwa ia diminta memindahkan keluarganya ke daerah Depok, sehingga terhindar dari awak media.

Namun Bharada E khawatir jika menuruti Sambo justru keluarganya dapat terancam oleh Sambo. Oleh karena itu ia pun tidak mematuhi arahan atasannya itu.

Baca Juga: Aset Milik Tersangka Korupsi Bank Banten di Tangerang Disita Kejati

"Sehingga saya memindahkan keluarga saya jauh ke daerah pedalaman sana dan saya membuang seluruh kartu nomor keluarga saya sebelum pindah agar tidak dapat dilacak oleh pihak provider maupun IT Cyber Polri," katanya.

Ia juga meminta agar penyidik segera meminta keterangan dari istri Ferdi Sambo, Putri Candrawathi terkait penganiayaan yang dilakukan Sambo pada Brigadir J.

Selain itu ia juga mengungkapkan ketakutannya meskipun sudah diamankan di dalam tahanan.

Ia takut akan mendapat gangguan dari orang-orang suruhan Ferdi Sambo Selama di tahanan.

Oleh karena itu ia meminta dukungan dan doa dari selurih warga Indonesia agar mendapatkan keselamatan.

"Saya sudah memiliki firasat bakal disiksa suruhan beliau karena sudah menaikkan kasus ini," ungkapnya.

Load More