SuaraBandungBarat.Id - Beredar pesan WhatsApp dalam bentuk tangkapan layar berisi interaksi antara seorang mahasiswa dan lelaki yang diketahui bernama Dio viral di media sosial Twitter.
Bukan tanpa alasan, isi pesan tersebut menyertakan sebuah file proposal kerja sama namun judul proposal tersebut justru membuat warganet salah fokus.
Diunggah oleh Amedio Banderas melalui akun Twitter @dioxjep pada 16 Juli, mahasiswa yang tak diketahui identitasnya tersebut mengajak kerja sama dalam kegiatan di universitasnya. Ia pun diminta untuk mengirimkan proposal kerja sama tersebut melalui pesan WhatsApp.
Lucunya, proposal berbentuk PDF tersebut berjudul "Bismillah dapet duit". Hal itu pun menarik perhatian luas warganet.
"Ngecek-ngecek proposal kerja sama yang masuk. Dan..." tulis @dioxjep dalam kolom keterangan unggahannya.
Uniknya, sebagian besar warganet pun mengaku pernah memberi judul pada skripsi ataupun presentasi dengan hal serupa. Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 17.200 kali ke sesama pengguna Twitter itu menuai beragam komentar dari warganet.
"Inilah pentingnya mengecek judul sebelum mengirim file," komentar akun Lupitanfs_.
"Gue juga pernah ngirim tugas ke e-mail dosen judulnya 'Ya Allah mumet' wkwkwk gue lupa ganti astaghfirullah," tulis ROktaaaa.
"Pernah namain file karya ilmiah 'PKN anj*ng bikin mumet'. Eh pas ngeprint, karyawannya pada ketawa, terus bilang 'semumet apa dek ngerjainnya?"ucap kemelaratan.
Baca Juga: Kronologi Suharso Monarfa Dicopot dari Ketua Umum PPP, Sempat Didesak Mundur
"Eh iya waktu ngerjain skripsi judul fileku 'YA ALLAH AKU SARJANA BISMILLAH ALLAHUAKBAR FIX FIX". Ngeprint di tukang print malah diketawain," imbuh jenkelenn.
"Temen gue kirim file kerjaan, judul filenya 'ya gusti revisi mulu cpk' lupa diganti. Terus besoknya dibeliin obat sakit kepala sama atasan," unggah ameawenthu.
"Pernah ngasih nama tugas kantor 'Pengen mekdi' isinya cuma coret-coretan meeting, terus gue taruh di Google file share. Siangnya bos beliin mekdi beneran," pungkas Alfandys.
Berita Terkait
-
Lomba Panjat Pinang, Warganet Kagum dengan Kerjasama Kelompok Pemuda Ini: Pro Player
-
Apes, Polisi Tolong Pengendara Motor Malah Bikin Ngakak
-
Lagi Tren Prank Ugly Cake, Wanita Ini Benaran Dapat Orderan Kue Jelek Bentuknya Bikin Ngakak
-
Kemenag dan Bank Dunia Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan
-
4 Rekomendasi Drama Korea Romantis yang Bikin Jantungmu Ikut Berdebar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!