SuaraBandungBarat.id - Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada (03/09), Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani angkat suara untuk memberikan instruksi tegas sembari menyentil Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Kamhar mengatakan partai dengan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah diberikan ajakan untuk mengambil langkah dan tindakan terkait naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM).
Selain menyuarakan di parlemen terkait penolakan ini, juga di 514 Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten/Kota juga diminta untuk melakukan aksi penolakan kenaikan BBM ini.
"Kader tak perlu menangis dalam menyampaikan argumentasi penolakan kenaikan BBM ini sebagaimana aksi sandiwara elit-elit partai PDIP pada saat merespons kenaikan BBM di masa pemerintahan SBY yang lalu, " imbuhnya.
Lanjutnya, ternyata saat ini ketika berkuasa bisa memahami kenaikan BBM, padahal tak ada situasi yang benar-benar mendesak jika pemerintah benar-benar peduli dengan rakyatnya.
"Karenanya seluruh kader dibebaskan untuk ikut serta bersama rakyat melakukan unjuk rasa menolak kenaikan BBM ini, bila perlu mengajak keluarga TNI, keluarga Polri, keluarga PNS/ASN dan partai-partai lain untuk ikut turun kejalan dalam aksi damai," ungkapnya, Selasa (6/9/2022).
Kamhar menegaskan, argumentasi beban APBN yang terlalu berat, sebenarnya masih banyak jalan yang bisa ditempuh jika benar-benar pro rakyat. "Bisa melalui relokasi penggunaan anggaran untuk meninjau ulang IKN dan infrastruktur yang tak prioritas, termasuk juga dengan jalan menekan tingkat kebocorab APBN," urainya.
"Tapi pemerintah mengambil jalan pintas dan jalan mudah untuk memenuhi segala ambisinya dengan memberikan beban kepada rakyat. Menaikan harga BBM untuk menekan beban APBN ini langkah paling instan dan paling mudah, tapi sekaligus juga menunjukkan pemerintah tak kreatif tak punya hati,"pungkasnya
Sumber : Suara.com
Baca Juga: Laga PSS vs Persis Solo Dipastikan Berlangsung Tanpa Suporter
Berita Terkait
-
Laga PSS vs Persis Solo Dipastikan Berlangsung Tanpa Suporter
-
Jokowi ke Para Ekonom: Situasi Tidak Normal, Butuh Cara 'Abu Nawas' Buat Atasi Krisis
-
Lakukan Ini Diam-diam di Depan Pembeli, Aksi Pedagang Cilok Bikin Publik Istighfar
-
Minta Kabinet Hadapi Krisis Pakai Pemikiran Abu Nawas, Jokowi: Yang Kancil-Kancil!
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM
-
5 Gaya Berkendara yang Bikin Mobil Boros Bensin, Waspada Jelang Isu BBM Naik
-
Nita Vior Naksir Artis Inisial Y saat SMA, Eh Ditikung Teman Sendiri
-
3 Skincare Korea Alternatif Retinol, Bantu Kulit Cerah dan Awet Muda Tanpa Efek Samping
-
7 Pilihan Motor Bebek Paling Irit Bensin untuk Mobilitas Harian yang Padat
-
Clara Shinta Viral karena Apa? Kini Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
-
DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina
-
Dugaan Aktor Besar di Balik Teror Air Keras Andrie Yunus, Desak Komnas HAM Bertindak