- IPC TPK Panjang tambah 1 unit Crane Post Panamax dari China untuk genjot kapasitas logistik.
- Arus petikemas melonjak signifikan sebesar 24%, mencapai 128.675 TEUs sepanjang tahun 2025.
- Dengan total 4 unit QCC, pelabuhan kini siap melayani kapal kargo besar secara lebih efisien.
Suara.com - Guna memperkuat rantai logistik nasional di wilayah Sumatera Bagian Selatan, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Panjang resmi mendatangkan satu unit Quay Container Crane (QCC) raksasa berjenis Post Panamax asal China. Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung perusahaan terhadap lonjakan volume arus petikemas di Pelabuhan Panjang yang tumbuh signifikan sebesar 24 persen pada tahun lalu.
Crane baru tersebut diangkut menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 dan telah bersandar dengan aman di dermaga pelabuhan. Kedatangan infrastruktur modern ini merupakan bagian dari program investasi terintegrasi Pelindo Terminal Petikemas untuk meningkatkan produktivitas bongkar muat. Melalui penambahan armada ini, IPC TPK Area Panjang kini mengoperasikan total empat unit QCC yang siap mengoptimalkan performa pelayanan kapal serta mempercepat arus distribusi barang di gerbang logistik utama Provinsi Lampung.
Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono, menegaskan bahwa modernisasi fasilitas ini akan menjadi stimulus kuat bagi daya saing pelabuhan regional.
"Penambahan QCC Post Panamax ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas layanan dan produktivitas terminal. Kami ingin memastikan IPC TPK Panjang mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa seiring meningkatnya aktivitas logistik dan arus petikemas di wilayah Sumatera Bagian Selatan," ujar Anang saat meninjau kedatangan alat tersebut pada Kamis (14/5).
Peningkatan kapasitas ini sangat beralasan. Berdasarkan data operasional sepanjang tahun 2025, IPC TPK Area Panjang mencatat pertumbuhan arus petikemas yang luar biasa, yakni mencapai 128.675 TEUs. Angka ini melonjak tajam dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang bertengger di posisi 103.700 TEUs.
Secara spesifikasi teknis, QCC Post Panamax yang baru tiba ini memiliki keunggulan performa berupa jangkauan (outreach) sepanjang 45 meter yang mampu menjangkau hingga 16 sampai 17 baris petikemas di atas kapal. Dengan kemampuan tersebut, Pelabuhan Panjang kini dapat melayani kapal-kapal kargo berkapasitas jauh lebih besar secara lebih efisien dan memangkas waktu sandar (dwelling time).
Pasca bersandarnya kapal pengangkut, tim teknis internal segera melaksanakan proses rolling-off atau penurunan unit crane menuju rel dermaga. Sebelum dioperasikan secara penuh untuk melayani aktivitas ekspor-impor, alat raksasa ini dijadwalkan melalui serangkaian pengujian ketat, mulai dari instalasi sistem, uji beban (commissioning test), hingga integrasi menyeluruh dengan sistem operasional digital terminal (Terminal Operating System/TOS).
Manajemen IPC TPK optimistis bahwa investasi besar pada infrastruktur ini akan menjadi katalisator utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung dan sekitarnya, sekaligus memastikan kelancaran rantai pasok logistik nasional di masa depan.
Baca Juga: Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah
-
Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO