Setelah peti mati ditempatkan di aula, misa singkat akan diadakan. Setelah itu masyarakat diperbolehkan masuk.
Kapan pemakaman Ratu digelar?
Pemakaman kenegaraan Ratu diperkirakan akan digelar di Westminster Abbey, dalam waktu kurang dari dua pekan. Kepastian kapan pemakaman digelar menunggu konfirmasi dari Istana Buckingham.
Pemakaman kenegaraan Ratu diperkirakan akan berlangsung di Westminster Abbey dalam waktu kurang dari dua minggu. Namun, hari persisnya akan dikonfirmasi oleh Istana Buckingham.
Westminster Abbey adalah gereja bersejarah tempat raja dan ratu Inggris dinobatkan, termasuk penobatan Ratu Elizabeth II pada 1953.
Gereja itu juga menjadi tempat ia menikah dengan Pangeran Philip pada tahun 1947.
Belum ada upacara pemakaman raja atau ratu di Westminster Abbey sejak abad ke-18, kendati pemakaman ibu Ratu digelar di sana pada tahun 2002.
Kepala negara dari seluruh dunia akan bergabung dengan anggota keluarga kerajaan dalam pemakaman tersebut
Politisi senior Inggris dan mantan perdana menteri juga akan hadir.
Baca Juga: Lakoni Start Negatif, Mourinho Yakin AS Roma Bisa Perbaiki Performa di Liga Europa Musim Ini
Hari itu akan dimulai saat peti jenazah Ratu dibawa dari Westminster Hall ke Westminster Abbey menggunakan kereta meriam State Gun Carriage of the Royal Navy.
Kereta meriam itu terakhir digunakan pada 1979 dalam pemakaman paman Pangeran Phillip, Lord Mountbatten, yang ditarik oleh 142 anggota Angkatan Laut Kerajaan.
Anggota senior keluarga kerajaan, termasuk Raja baru, kemungkinan akan mengikuti prosesi pemakaman.
Misa tersebut kemungkinan akan dipimpin oleh Pendeta di Westminster, David Hoyle. Kemudian Uskup Agung Canterbury Justin Welby akan menyampaikan khotbah.
Adapun Perdana Menteri Inggris, Liz Truss, mungkin dipanggil untuk menyampaikan pernyataan.
Setelah upacara pemakaman, peti jenazah Ratu Elizabeth II akan dibawa dalam prosesi berjalan kaki dari Westminster Abbey ke Wellington Arch, di Hyde Park, London, sebelum menuju ke Kastil Windsor dengan mobil jenazah.
Berita Terkait
-
Dalam Hening, Taksi Ikonik London Antre Ungkapkan Bela Sungkawa atas Mangkatnya Ratu Elizabeth II
-
Terpopuler Kesehatan: Riwayat Penyakit Ratu Elizabeth II, Bisakah Atasi Stunting dengan Telur dan Ikan?
-
Apa Itu Queen Consort? Gelar Baru Camilla Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal
-
Mengenang Ratu Elizabeth II Sempat Berkunjung Ke Jakarta dan Yogyakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
Menyoal Urgensi Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Apa Sebenarnya Prioritas Pendidikan Kita?
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih