Health / Konsultasi
Jum'at, 09 September 2022 | 19:48 WIB
Fakta Menarik Ratu Elizabeth II (Instagram/theroyalfamily)

Suara.com - Riwayat penyakit Ratu Elizabeth II yang meninggal hari ini serta mengatasi stunting dengan telur dan ikan menjadi berita terpopuler kesehatan hari ini, Jumat (9/9/2022).

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.

1. Riwayat Penyakit Ratu Elizabeth II: Pernah Patah Tangan karena Berkuda, Sempat Positif Covid-19

Ratu Inggris Elizabeth II dan Pangeran Charles Inggris menyaksikan atraksi pesawat khusus dari balkon Istana Buckingham saat perayaan 70 tahun tahta Ratu atau Queen Platinum Jubilee di London, Ingrris, Kamis (2/6/2022). [Daniel LEAL / AFP]

Ratu Elizabeth II diketahui mengalami penurunan kesehatan dalam setahun terakhir. Simak riwayat penyakit Ratu Elizabeth II sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat di Istana Balmoral, Skotlandia.

"Sang Ratu telah wafat dengan tenang di Balmoral pada malam ini," demikian diumumkan Kerajaan Inggris lewat akun media sosialnya.

Baca selengkapnya

2. Meninggal di Usia 96 Tahun, Ini 5 Alasan Umur Panjang Ratu Elizabeth II: Makan dan Olahraga Secukupnya

Reaksi Ratu Inggris Elizabeth II ketika dia menyaksikan atraksi pesawat khusus dari balkon Istana Buckingham saat perayaan 70 tahun tahta Ratu atau Queen Platinum Jubilee di London, Ingrris, Kamis (2/6/2022). [Daniel LEAL / AFP]

Ratu Elizabeth II meninggal dengan tenang di rumahnya di Kastil Balmoral, Skotlandia pada hari Kamis (8/9/2022). Wafat di usia 96 tahun dan menjadi pemimpin terlama yang memimpin Kerajaaan Inggris, banyak orang memuji kesehatan Ratu Elizabeth II di saat terakhirnya.

Dikatakan, Ratu Elizabeth II merupakan gambaran kesehatan yang baik untuk waktu yang lama. Laporan Express memuji "kemampuannya untuk tampil begitu tenang, dan kuat setelah masa-masa sulit" yang memungkinkannya menjalankan tugas kerajaannya selama 70 tahun.

Baca Juga: Timeline Perjalanan Cinta Raja Charles III dengan Permaisuri Camilla

Baca selengkapnya

3. Menuju Indonesia Bebas Stunting, Bisakah Gerakan Makan Telur dan Ikan Setiap Hari Jadi Solusi?

Ilustrasi anak-anak. (Pixabay)

Pemerintah Indonesia punya target ambisius menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia menjadi 14 persen pada tahun 2024 atau  di bawah standar dari  WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Namun, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menunjukkan bahwa angka prevalensi anak stunting di seluruh wilayah Indonesia masih berada di 24,4 persen atau sekitar 5,33 juta balita.  

Prevalensi stunting dalam SSGI 2021 tadi memang terbilang menurun 6,4 persen dari 30,8 persen pada 2018. Namun, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, menyebut bahwa ada tantangan besar untuk menurunkan target di tahun 2024 itu. 

Baca selengkapnya

4. Rekam Medis Elektronik Wajib Ada di Puskesmas Hingga Rumah Sakit, Apa Saja Manfaatnya?

Load More