/
Selasa, 13 September 2022 | 21:45 WIB
Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo mendesak Effendi Simbolon minta maaf. (Instagram @kodim_0623cilegon)

SuaraBandungBarat.id - Beredar video Dandim 0623 Cilegon Letnan Kolonel Infanteri Ari Widyo Prasetyo bersama para Prajurit mengecam pernyataan yang disampaikan Politikus Effendi Simbolon

Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon mengatakan TNI sebagai gerombolan ormas hingga menilai hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman tidak harmonis. 

Menanggapi hal tersebut, beberapa prajurit TNI AD merespons keras ucapan Effendi Simbolon, salah satunya dari Kodim 0623 Cilegon

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Dandim 0623 Cilegon Kolonel Infanteri Ari Widyo Prasetyo mengaku tidak terima dan mengecam keras pernyataan politikus Effendi Simbolon. 

"Dari ujung barat Pulau Jawa, kami dengar omonganmu Effendi Simbolon. Kau bilang pimpinan kami Panglima TNI dan KASAD tidak harmonis. 

Kau bilang TNI sebagai gerombolan seperti ormas. Kami tidak terima," ujar Dandim 0623 Cilefon Kolonel Infanteri Ari Widyo dikutip Selasa (13/9/2022). 

Ari Widyo mengatakan pihaknya dari Dandim 0623 Cilegon merasa sakit hati atas pernyataan Effendi Simbolon tersebut. 

Menurutnya, Effendi Simbolon berusaha memecah belah TNI dengan pernyataan soal keretakan internal antara Pangilima dan KASAD.

"Darah kami mendidih. Kau Effendi Simbolon melukai kami prajurit TNI. Kau adu domba pimpinan kami. Kami sakit hati," jelasnya.

Baca Juga: Sobat KBB Minta Pemerintah Kota Cilegon Hentikan Diskriminatif Terhadap Warga Negara

Selain itu, Ari Widyo menjelaskan pihaknya sangat menyayangkan pernyataan Efendi Simbolon soal TNI disebut sebagai gerombolan. 

Sebab, dia mengaku pihaknya telah bekerja keras demi kesatuan dan persatuan Indonesia. "Sungguh menyakitkan Effendi Simbolon.

Kami tidak terima ucapanmu Effendi Simbolon. Kami kompak dan solid. Kami tunggu permintaan maaf kamu secara terbuka," imbuhnya

Seperti diketahui sebelumnya, pernyataan yang menyinggung TNI tersebut dilontarkan Effendi Simbolon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Kemenhan dan TNI, Senayan, Jakarta, Senin, 5, September 2022.

Berikut kutipan pernyataan Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan dan menimbulkan ketersinggungan.

Kita agak kesampingkan soal pembahasan anggaran ini. Anggaran sudah hampir pasti sama, mungkin sudah gak perlu lagi dibantu.

Load More