SuaraBandungBarat.id - Pimpinan Ombudsman RI Jemsly Hutabarat menyarankan instansi pemerintah menjaga data selama 24 jam agar tidak memberi kesempatan peretas untuk masuk.
"Ini masalah waktu, hackers kerja 24 jam, teorinya memang sistem itu aman 24 jam. Akan tetapi, tidak juga karena hackers canggih. Jadi, memang solusinya karyawan bagian IT kerja 24 jam tiga sif mau tidak mau," kata Jemsly di Denpasar, Bali, Jumat.
Jemsly mengatakan hal itu terkait dengan hasil evaluasi terhadap isu peretasan data diri yang sedang ramai belakangan ini. Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian lebih dalam mengenai pencegahan maupun penanganannya.
Adapun penyebab dari munculnya kasus peretasan, menurut dia, salah satunya karena kurangnya sumber daya manusia yang kompeten mengenai teknologi informatika di lembaga atau instansi pemerintahan terkait sehingga solusi yang tepat adalah kepemilikan alat canggih beserta tenaga kerja yang tepat.
"Masalahnya, orang yang pintar IT itu tidak kerja di pemerintah, mereka bekerja di perusahaan besar, ini yang membuat pekerja di pemerintah kurang. Misalnya, ingin buat sistem Satu Data Indonesia (SDI) boleh saja beli alatnya mahal. Akan tetapi, kalau orangnya tidak canggih, ya, hackers tiap hari memantau," ujarnya.
Maka dari itu, sebagai bentuk reaksi dari Ombudsman RI, pihaknya menyarankan agar lembaga setara kementerian maupun instansi pemerintah lainnya membuat tata kelola yang baik untuk pengamanan data.
Mengenai pengaduan langsung dari masyarakat mengenai kebocoran data diri, dia mengatakan bahwa hingga saat ini belum sampai kepada pihaknya. Laporan tersebut justru yang saat ini masih dinantikan Ombudsman RI agar dapat diproses.
"Justru itu yang kami genjot karena malah tidak ada laporan yang masuk kepada kami. Kalau ada laporan, kami bisa bentuk sistem pencegahan khusus. Kalau saya lihat, justru tidak ada pengaduan soal data pribadi," kata Jemsly kepada media.
Ia melihat saat ini masyarakat tenang di tengah serangan hackers secara pribadi.
Baca Juga: Zanadin Fariz Cetak Gol Berkelas, Timnas Indonesia U-20 Ungguli Hong Kong 3-0 di Babak Pertama
Dalam kunjungannya untuk bertemu Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali di Denpasar, Jemsly optimistis kasus peretasan data diri yang marak akan dapat terselesaikan apabila seluruh instansi dapat bahu-membahu meskipun penyelesaiannya akan memakan waktu relatif cukup lama.
Sumber:suara.com
Berita Terkait
-
Ombudsman: SDM IT Yang Pintar Tidak Kerja untuk Pemerintah, Peretas Merajalela
-
Bandar Sabu Rekrut Dua Mahasiswa di Denpasar, Modus Jerat Korban dengan Pinjaman Uang
-
Kapal KRI Bima Suci Membuat Warga Indonesia di Sydney Kangen Ibu Pertiwi
-
SMKN 2 Yogyakarta Dilaporkan atas Dugaan Pungli, Disdikpora Siapkan Regulasi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Harga Pertamax di Riau Jadi Rp17 Ribu, Warga Pindah Isi Pertalite
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Mukmin Juara 1 SUCI 12 Kompas TV Dicolek PKS, Ada Apa?
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia, Dulu Didepak PSSI, Kini Dirangkul Erick Thohir?
-
Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Pertamina Hari Ini usai Pertamax Naik Sampai Rp16.250
-
Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat
-
Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman
-
Pertamax Meroket Rp16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga