SuaraBandungBarat.Id - Hacker di Indonesia tengah menjadi perbincangan masyarakat, lantaran aksinya membongkar data-data pemerintah, namanya Hacker Bjorka.
Lantas apakah Bjorka termasuk dalam hacker paling ditakuti dunia?
Serangan berbahaya pada sistem PC dikenal sebagai cracking, sementara pada saat yang sama hacking adalah tindakan yang mengarah ke kebaikan.
Namun, sebagian besar individu non-teknis gagal membuat diferensiasi ini.
Peretasan pada sistem PC sering dilakukan melalui skrip atau pemrograman sistem lainnya.
Program-program ini biasanya memanipulasi data melalui koneksi jaringan dengan cara yang dirancang untuk memperoleh lebih banyak data tentang cara kerja sistem target.
Banyak skrip pra-paket seperti itu tersedia di Internet untuk semua orang, terutama untuk peretas tingkat pemula.
Beberapa peretas yang sangat terampil bekerja untuk perusahaan Bisnis dan lembaga pemerintah dengan pekerjaan untuk melindungi perangkat lunak perusahaan itu dan data pemerintah dari peretas musuh.
Berikut lima hacker paling ditakuti dunia diterjemahkan dari whatinsider.com.
Baca Juga: Miris! Pasangan Suami Istri Diduga Tipu Jemaah Umrah, Korban Sudah Setor Rp 900 Juta
1. Kevin Mitnick
Kevin Mitnick dikenal sebagai peretas mitologis. Kevin meretas sistem ketika dia baru berusia 16 tahun.
Pada satu titik dia melarikan diri dan menjadi buronan selama lebih dari dua tahun, dan sepanjang waktu dia meretas jaringan, mencuri kata sandi, menyalin perangkat lunak berpemilik yang sangat berharga, dan umumnya menyebabkan masalah.
Mitnick adalah inspirasi di balik film ikonik, "War Games". Dia sekarang menjalankan perusahaan keamanannya sendiri.
Masih dikenal sebagai hacker terbaik dunia, dia selalu mengatakan dia melakukannya untuk bersenang-senang daripada untuk uang.
Pekerjaannya sekarang dibayar banyak uang oleh perusahaan besar karena ia bekerja untuk memastikan mereka tidak akan diretas.
Berita Terkait
-
Bolehkah Tangisan Jatuh ke Tubuh Mayit? Ini Kata Buya Yahya
-
Ogah Pensiun dalam Waktu Dekat, Cristiano Ronaldo Masih Ingin Bela Portugal di Usia 39 Tahun
-
Yenny Wahid Temui Jokowi di Istana, Laporkan Kesiapan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Jakarta
-
Profil Putra Aji Adhari, Hacker Cilik Indonesia Pembobol Situs NASA Kini Bongkar Keberadaan Bjorka
-
Hacker Putih Ungkap Siapa Bjorka, Ambisi Olah Big Data dengan Budget Miliaran
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Akses Keputren dan Ruang Pusaka Masih Dikunci, Revitalisasi Keraton Solo Terhambat
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature