SuaraBandungBarat.id - Konstelasi politik jelang tahun politik 2024 kini mulai memanas. Terlebih bursa bakal calon presiden di tahun 2024 nanti kini sudah mulai diperbincangkan dengan bermunculannya tokoh-tokoh nasional melalui lembaga-lembaga survei.
Berikutnya, lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbaru dinamika politik jelang Pilpres 2024. Hasil survei menunjukkan mayoritas responden menyatakan tak setuju jika wacana duet Prabowo Subianto dengan Joko Widodo atau Jokowi untuk Pilpres 2024.
Dikemukakan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, pihaknya tidak hanya melakukan survei untuk mengukur elektoral capres-cawapres atau partai politik jelang Pemilu 2024, tapi juga soal isu terkini yang menjadi wacana.
Kabar yang kini hangat diperbincangkan memang soal isu Prabowo Subianto bakal berduet dengan Jokowi untuk Pilpres 2024. Namun, dalam survei mayoritas responden atau publik tidak setuju dengan hal itu.
"Ternyata mayoritas, 57 persen dari responden menyatakan menolak (wacana duet Prabowo-Jokowi)," kata Yunarto dalam paparannya diterima Suara.com, Kamis (22/9/2022).
Ia lantas menilai dengan tingginya angka penolakan terhadap duet tersebut, justru jika duet dipaksakan malah akan menjadi sia-sia.
"Menurut saya kemungkinan besar akan kalah. Berat dengan angka penolakan sebesar 57 persen," tuturnya.
Lebih lanjut, Yunarto meminta agar pihak yang melontarkan wacana duet Prabowo-Jokowi agar mencari isu-isu lain yang lebih menarik.
"Jadi coba lah cari isu lain yang lebih menarik, karena isu yang kongkrit Prabowo-Jokowi ini pun ternyata tidak menarik bagi sebgain besar responden, lebih banyak yang menolak," tuturnya.
Baca Juga: 3 Langkah Menumbuhkan Komitmen terhadap Diri Sendiri dan Orang Lain
Adapun dari responden yang menyatakan setuju hanya 31,2 persen. Sementara itu ada 11,7 persen responden tidak jawab atau menyatakan tidak tahu.
Kegiatan survei ini dilakukan pada periode 6 September hingga 13 September 2022 dengan cara tatap muka. Responden merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu, yakni WNI berusia minimal 17 tahun.
Dalam proses pengumpulan data digunakan metode Multistage Random Sampling dengan jumlah sebanyak 1.220 responden. Adapun, Margin of error survei ini sebesar 2,82 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Sudah Titik Nadir Terendah, Ganjar Diminta Kubur Saja Mimpi Buat Nyapres
-
Di Depan Gibran, Bobby hingga Ganjar, Megawati Larang Kader PDIP Dansa-dansa Politik Jelang 2024
-
Emil Dardak Sebut Ada Dorongan Akar Rumput Demokrat Jatim untuk AHY-Anies untuk Maju Pilpres 2024
-
Survei Duet Puan- Anies Kalah dari Prabowo-Cak Imin, SMRC: Harus Realistis, Kalau Puan Maju Jadi nomor 1 Terlalu Berat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Usai Heboh Dugaan Pelecehan, Korban Akui Dihubungi Pihak yang Mengaku Keluarga Mohan Hazian
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Rekomendasi Tablet Rp4 sampai 6 Jutaan di 2026: Kerja Seharian Tanpa Colokan
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri