SuaraBandungBarat.Id - Pihak Kepolisian memastikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan Imron meninggal di rumahnya di Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, pada Ahad (25/9) malam murni karena gantung diri.
Kesimpulan tersebut didapat dan diperkuat dengan pemeriksaan tim medis Puskesmas setempat.
"Dalam hasil pemeriksaan tim medis, almarhum Imron memang meninggal karena bunuh diri karena diperkuat dengan munculnya sperma dan keluarnya kotoran," kata Kapolsek Kradenan Polres Blora AKP Lilik Eko Sukaryono di Blora, Selasa (27/9/2022).
Ia ditemukan gantung diri di gudang samping rumahnya di Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, sekitar Ahad (25/09/2022) pukul 18.10 WIB.
Saat ditemukan di lokasi, almarhum menggantung menggunakan tali tampar berwarna oranye.
Adapun penyebab gantung diri, kata dia, informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan bahwa tiga bulan terakhir terlihat seperti orang yang sedang mengalami depresi.
Tetapi, kata dia, pihak keluarga tidak mengetahui permasalahan yang dihadapi karena almarhum cenderung pendiam.
Sementara itu pemakamannya dilakukan pada keesokan harinya, Senin (26/09/2022).
Awalnya almarhum sempat menghadiri hajatan di tetangga desanya. Namun, saat hendak diajak salat berjamaah oleh keluarga ternyata korban ditemukan menggantung di gudang samping rumahnya.
Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day
Sebelum bertugas di Kabupaten Grobogan sejak Februari 2021, almarhum bertugas di Kabupaten Pati dengan jabatan yang sama setelah sebelumnya juga bertugas di Kabupaten Blora.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Surat Wasiat Bule Kanada yang Tenggelamkan Diri di Seminyak Karena Parkinson
-
Kini Kaya Raya, Hotman Paris Nyaris Bunuh Diri Minum Racun Karena Depresi, Sosok Penyelamatnya Tak Terduga
-
Penyebab Bule Kanada Tenggelamkan Diri ke Kolam Vila di Seminyak, Tinggalkan Surat Wasiat
-
Bule Kanada Tewas Tenggelamkan Diri Pakai Pemberat Batu ke Kolam Renang Vila di Seminyak Bali
-
Jelang Pemilu 2024, Kemenag Purwakarta Ingatkan Tak Boleh Ada Kegiatan Politik di Tempat Ibadah
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Adab Nathalie Holscher saat Doa di Depan Ka'bah Bikin Geram: Doa atau Konten?
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Mulai 400 Ribu! 3 Smartwatch GPS Cocok untuk Pelari Kalcer
-
Tol Fungsional Solo-Jogja Resmi Dibuka Tanpa Tarif untuk Lebaran 2026, Cek Skema dan Fasilitasnya
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
6 Shio Paling Beruntung pada 5 Maret 2026, Siap-Siap Ketiban Hoki!
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang
-
Ramadan Masa Kini: Mengapa Semakin Sepi?